Senin, 11 Mei 2026

MUI di Gresik Adakan Pelatihan Juleha dan Pengelolaan Daging Qurban Sehat dan Halal

Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, mendukung kegiatan yang diinisiasi MUI Kecamatan Bungah.

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Dyan Rekohadi
Surya.co.id
JULEHA - Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) serta tata cara perawatan daging qurban yang suci, di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Al Istiqomah, Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Minggu, (10/5/2026). 

“Misalnya, ada yang bertujuan untuk dam tamattu’, dam qiron dan dam pelanggaran ihram, bahkan ada yang diniatkan untuk aqiqah. Hal itu diperbolehkan, sebagaimana diterangkan dalam kitab Hasyiyatan Qulyubi,” katanya. 

Baca juga: Doa Membeli Sapi atau Kambing untuk Kurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H: Lengkap Arab dan Latin

 

Pengelolaan daging Qurban Ditinjau dari Aspek Kesehatan


Sementara dr. Riris menyampaikan tentang pengelolaan dan penyimpanan daging qurban ditinjau dari aspek kesehatan.

"Pentingnya penanganan daging yang benar, karena daging merupakan sumber protein utama, namun rentan terhadap kontaminasi dan risiko penyakit," kata  dr. Riris.

Menurut  dr. Riris, standar ideal konsumsi daging harus memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

“Aman berarti bebas dari bibit penyakit dan residu obat. Sehat karena bergizi tinggi dan bermanfaat bagi tubuh. Utuh tidak dicampur bagian hewan lain, serta halal karena ditangani sesuai syariat Islam,” katanya.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved