Tilang Elektronik ETLE Handheld Mulai Diterapkan di Lamongan, 70 Pengendara Terjaring
Puluhan pelanggar itu telah terekam dan diproses melalui sistem tilang elektronik berbasis perangkat portabel.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Data pelanggaran tersebut kemudian diproses dan surat konfirmasi dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan berdasarkan data STNK.
Sementara mekanisme kedua adalah verifikasi di tempat.
Dalam metode ini, petugas dapat menghentikan pelanggar, memberikan penjelasan terkait pelanggaran yang dilakukan, serta mencetak bukti pelanggaran secara langsung di lokasi.
“Dua mekanisme ini kami terapkan agar penindakan lebih fleksibel dan tetap mengedepankan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Adapun jenis pelanggaran yang menjadi sasaran penindakan antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, melawan arus lalu lintas, menggunakan telepon genggam saat berkendara, hingga melanggar rambu dan marka jalan.
Validitas Bukti yang Tinggi
Hamzaid menambahkan, salah satu keunggulan ETLE handheld adalah validitas bukti yang tinggi karena didukung dokumentasi berupa foto digital yang langsung terhubung dengan sistem pusat.
Selain itu, sistem ini juga dinilai lebih transparan karena meminimalisir interaksi langsung antara petugas dan pelanggar, sehingga dapat mengurangi potensi praktik pungutan liar.
Tak hanya itu, proses penindakan juga menjadi lebih efektif dan efisien karena seluruh data pelanggaran dapat langsung masuk ke dalam sistem tanpa melalui proses manual yang berbelit.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Selain untuk menghindari sanksi tilang elektronik, hal ini juga demi keselamatan bersama di jalan raya,” pungkasnya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Fitur Hybrid Fazzio Berbeda, Yamaha STSJ : Akselerasi Awal Lebih Responsif tapi Tetap Irit BBM |
|
|---|
| Siasat Jeni Eks Finalis Puteri Indonesia Tersangka Dokter Kecantikan Palsu, Buat Testimoni di Medsos |
|
|---|
| Sosok Jeni Rahmadial Eks Finalis Puteri Indonesia yang Ditangkap Diduga Jadi Dokter Kecantikan Palsu |
|
|---|
| Imbas Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran 2026, Pengamat Nilai Prabowo Sedang Eksperimen Formasi |
|
|---|
| Berita Persebaya Hari Ini, Bantai Arema 0-4 Kemenangan Bajol Ijo Murni Mentalitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/lamongan-ditindak-melalui-sistem-tilang-elektronik-tersebut-Kamis-3042026.jpg)