Bansos Belum Merata, Mojokerto Percepat Pembaruan DTSEN 2026
Pemkab Mojokerto benahi data bansos DTSEN setelah temuan penyaluran belum merata.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Wiwit Purwanto
Gus Barra menambahkan, bahwa kecamatan berperan sebagai penghubung administratif untuk memantau desa dalam proses pembaruan data.
"Perhatikan juga masyarakat pada desil 6- 10 secara riil membutuhkan bantuan, ini harus ditindaklanjuti dengan pemutakhiran data," pungkas Bupati Mojokerto ke-31 tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Try Raharjo Murdianto memaparkan,
DTSEN adalah sistem data terpadu satu pintu terkait informasi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.
Data ini merupakan integrasi dari berbagai instansi seperti Kementerian Sosial, BPS, Dukcapil, Bappenas dan pemerintah daerah.
Apabila sebelumnya data tersebar di berbagai instansi dan seringkali tidak sinkron, maka melalui DTSEN seluruh data akan disatukan menjadi satu acuan nasional.
"Ini merupakan bagian dari transisi tahun 2025 dari DTKS menuju DTSEN. Satu data terpadu yang dihimpun dari Regsosek, P3KE, dan DTKS," kata Try Raharjo.
Try Raharjo menyebut, data ini belum sepenuhnya akurat sehingga perlu dilakukan proses pemutakhiran secepatnya.
Sinergitas kecamatan dan desa, terutama para operator data sangat penting dan tetap memperhatikan aspek kerahasiaan.
Adapun kendala di lapangan salah satunya, yaitu data berbasis By Name dan By Address.
"Kami telah berkoordinasi dengan pusat, Dinsos memiliki data desil 1- 5 dapat diakses melalui mekanisme resmi. Tetapi harus dengan perjanjian tanggung jawab kerahasiaan data," tukasnya
Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)
sosialisasi DTSEN
DTSEN
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
DTSEN Mojokerto
surabaya.tribunnews.com
Meaningful
| Alami Mual dan Muntah, Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Makanan |
|
|---|
| Detik-detik Damkar Tulungagung Evakuasi Siswi SMK dari Lantai 2 Gegara Cedera Punggung |
|
|---|
| Di Gresik, PB IKA PMII Dorong Peran Mahasiswa Kawal Ponpes dan Pertumbuhan Industri |
|
|---|
| Jawaban Benar Malah Disalahkan Juri, Pimpinan MPR Minta Maaf Soal Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar |
|
|---|
| Pelatih Madura United : Keluarnya Iran Junior Jadi Penyebab Kekalahan dari Bhayangkara FC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dtsen-mojokerto.jpg)