BPN Jatim Gandeng Santri dan Mahasiswa Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Libatkan 7.500 Relawan
BPN Jatim libatkan santri dan mahasiswa jadi relawan percepat sertifikasi 40 ribu tanah wakaf
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- BPN Jatim gandeng pesantren dan kampus percepat sertifikasi tanah wakaf
- Sebanyak 7.500 santri dan mahasiswa dilatih jadi relawan Laskar Karomah
- Target 40 ribu sertifikat wakaf 2026, cegah sengketa dan perkuat legalitas aset
SURYA.CO.ID, SURABAYA – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat percepatan penyerahan sertifikat tanah wakaf dengan menggandeng pesantren serta berbagai elemen strategis masyarakat.
Langkah ini ditegaskan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Mojokerto di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Surabaya, Kamis (9/4/2026).
Melalui kerjasama ini BPN akan menggandeng elemen santri untuk menjadi relawan dalam mempercepatan sertifikasi tanah yang kini sedang digalakkan di Jatim.
Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Timur Asep Heri menegaskan kolaborasi ini menjadi strategi utama untuk mempercepat sertifikasi, khususnya tanah wakaf dan aset keagamaan.
“Percepatan sertifikasi tanah wakaf membutuhkan dukungan luas, termasuk dari pesantren dan organisasi keagamaan. Melalui kerja sama ini, kami menyiapkan tambahan SDM yang terlatih agar proses di lapangan berjalan lebih cepat dan akurat,” ujarnya.
Baca juga: Antisipasi Konflik Pertanahan, Pemdes Randupitu Pasuruan Fasilitasi Sertifikasi 48 Tanah Wakaf
BPN Jatim Siapkan 7500 Relawan Proses Sertifikasi
Ia menjelaskan, BPN Jatim telah menyiapkan sekitar 7.500 relawan yang berasal dari kalangan santri dan mahasiswa, yang tergabung dalam Laskar Karomah.
Para relawan ini akan dilatih untuk membantu proses sertifikasi, baik dari sisi pengumpulan data fisik maupun yuridis.
Terutama saat mengumpulan data terkait batas wilayah satu dengan yang lain. Hal ini membutuhkan SDM yang cukup banyak.
Terutama karena BPN Jatim menargetkan bisa menyelesaikan 40.000 sertifikasi tanah wakaf di Jatim di tahun 2026 ini.
Menurut Asep, pelibatan pesantren menjadi penting karena memiliki jaringan sosial yang kuat dan kedekatan dengan masyarakat, terutama dalam pengelolaan aset wakaf dan tempat ibadah.
Baca juga: Gandeng Kemenag dan BPN Jatim, Gubernur Khofifah Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf di Jawa Timur
“Kami akan melakukan pembinaan intensif kepada para relawan di Pacet, Mojokerto. Mereka akan dibekali pemahaman teknis agar mampu mendukung percepatan sertifikasi, termasuk untuk tanah wakaf lintas agama,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Secara khusus ia menyampaikan dukungan terhadap langkah BPN dalam mempercepat sertifikasi tanah melalui penguatan SDM dan gerakan partisipatif masyarakat.
“Percepatan sertifikasi tanah, termasuk wakaf, membutuhkan SDM yang kuat dan kolaborasi berbagai pihak. Pemprov Jatim mendukung melalui penyiapan relawan dan gerakan masyarakat,” tegasnya.
Sertifikasi Wakaf Jatim
Percepatan Sertifikasi
Sertifikasi Aset kelembagaan ormas
BPN Jatim
Meaningful
surabaya.tribunnews.com
SURYA.co.id
| 25 Tersangka Kasus Narkoba Tertangkap di Sidoarjo, Rantai Jaringan ke Pamekasan dan Banyuwangi |
|
|---|
| Nasib Netanyahu di Ujung Tanduk Usai Trump Pilih Gencatan Senjata dengan Iran, Disebut Gagal Total |
|
|---|
| PLN Nusantara Power Sabet 16 Penghargaan PROPER 2025: Lampaui Target 114 Persen |
|
|---|
| Kepala BBPMP Jatim Ajak Siswa Nikmati Mengerjakan TKA Layaknya Bermain Game Teka-Teki |
|
|---|
| Ingin Jadi Pegawai Negeri, 9 Orang di Gresik Kena Tipu SK ASN Palsu dengan Harga Ratusan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sertifikasi-wakaf.jpg)