Selasa, 12 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

Daftar 5 Jalur Tengkorak di Bojonegoro yang Wajib Diwaspadai Pemudik

Mudik Lebaran 2026 lewat Bojonegoro Jatim? Waspada jalan rusak dan 5 titik rawan kecelakaan ini. Simak info lengkapnya di sini.

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Misbahul Munir
JALAN RUSAK - Kondisi jalan nasional Bojonegoro-Cepu masih ditemukan mengalami kerusakan di sejumlah titik. Kerusakan tersebut terutama berada di sepanjang wilayah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Jalan Nasional Bojonegoro-Cepu di wilayah Kalitidu mengalami kerusakan parah berupa retakan lebar dan lubang.
  • BBPJN Jatim-Bali akan melakukan pembongkaran cor di titik tertentu sebagai perbaikan darurat sebelum Lebaran 2026.
  • Satlantas Polres Bojonegoro memetakan 5 lokasi rawan kecelakaan di jalur mudik, termasuk Desa Sukoharjo dan Gunungsari.

 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Menjelang arus Mudik Lebaran 2026, kondisi jalan nasional Bojonegoro-Cepu dilaporkan masih mengalami kerusakan di sejumlah titik krusial. 

Kerusakan yang paling mencolok ditemukan di sepanjang wilayah Kecamatan Kalitidu, yang menjadi jalur utama penghubung Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng).

Pantauan SURYA.co.id di lapangan pada Sabtu (14/3/2026) menunjukkan, jalur dari arah timur menuju barat (Bojonegoro ke arah Cepu) didominasi oleh aspal yang retak lebar, berlubang hingga permukaan bergelombang. 

Kondisi tersebut, dipicu oleh bekas tambalan sulam yang tidak merata dan beban kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.6 BBPJN Jatim–Bali, Rizali Rachmanto, memastikan langkah cepat untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik. Pihaknya akan segera melakukan perbaikan pada titik-titik kerusakan yang dinilai paling membahayakan pengendara.

Skema Perbaikan Jalan Sebelum Lebaran

Pihak BBPJN menegaskan bahwa perbaikan yang dilakukan dalam waktu dekat bersifat fungsional demi kelancaran pemudik. Berikut poin utama rencana perbaikannya:

  • Pembongkaran lantai beton (cor) yang rusak di titik tertentu secara selektif.
  • Penambalan lubang dan perataan permukaan jalan yang bergelombang.
  • Perbaikan menyeluruh secara permanen baru akan dilakukan setelah masa angkutan Lebaran berakhir.

"Untuk perbaikan menyeluruh kemungkinan dilakukan setelah Lebaran. Saat ini kami fokus agar jalan layak dilalui saat arus mudik nanti," ujar Rizali Rachmanto.

Waspada 5 Titik Rawan Kecelakaan di Bojonegoro

Selain faktor jalan rusak, Satlantas Polres Bojonegoro juga memberikan peringatan dini terkait jalur tengkorak atau titik rawan kecelakaan (Blackspot). 

Berdasarkan pemetaan terbaru, terdapat lima lokasi utama yang wajib diwaspadai pemudik:

  • Desa Sukoharjo (Kecamatan Kalitidu): Jalan lurus dan lebar di ruas Bojonegoro-Cepu yang sering membuat pengemudi memacu kecepatan tinggi.
  • Desa Gunungsari (Kecamatan Baureno): Jalur utama Bojonegoro-Babat dengan intensitas kendaraan tinggi.
  • Depan RSI Sumberrejo (Kecamatan Sumberrejo): Titik pertemuan arus di jalur Bojonegoro-Babat.
  • Desa Sukowati (Kecamatan Kapas): Ruas jalan nasional yang rawan insiden saat arus padat.
  • Desa Mojodeso (Kecamatan Kapas): Area dengan karakteristik jalan yang menuntut kewaspadaan ekstra.

Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP Satria Dwi Aryanto, mengimbau pemudik untuk tidak menurunkan kewaspadaan meskipun kondisi jalan terlihat lurus dan lancar.

"Harapannya dengan pemetaan ini masyarakat bisa lebih waspada. Tujuannya adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia," tegasnya.

Jalur Nasional Bojonegoro

Sebagai informasi tambahan, wilayah Kalitidu di Bojonegoro secara geologis memiliki karakteristik tanah gerak. Hal ini menyebabkan konstruksi jalan beton seringkali mengalami patahan atau retakan dalam waktu singkat, terutama saat transisi musim hujan ke kemarau. 

Pemerintah secara rutin mengalokasikan anggaran pemeliharaan khusus untuk jalur ini karena posisinya yang strategis bagi logistik nasional di jalur tengah Jawa.

Tips Mudik Aman Melintasi Bojonegoro:

  • Cek kondisi suspensi dan ban kendaraan sebelum berangkat karena rute Bojonegoro banyak terdapat jalan bergelombang.
  • Hindari memacu kendaraan melebihi 60 km/jam saat melintasi wilayah Desa Sukoharjo, Kalitidu.
  • Gunakan aplikasi navigasi untuk memantau titik kemacetan di depan pasar tumpah seperti Pasar Baureno dan Pasar Sumberrejo.
  • Beristirahatlah di posko mudik yang tersedia jika merasa lelah, karena jalur lurus di Bojonegoro rawan menyebabkan microsleep.
Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved