Selasa, 5 Mei 2026

Duduk Perkara Bripda DED Oknum Polisi Situbondo Lakukan KDRT dan Paksa Istri Aborsi, Kini Dipecat

Anggota Polres Situbondo dipecat usai terbukti lakukan KDRT dan memaksa istrinya menggugurkan kandungan atau aborsi.

Tayang:
Humas Polres Situbondo
POLISI DIPECAT - Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie saat melakukan PTDH terdahap anggota di Mapolres Situbondo. Bripda DED terbukti melakukan KDRT dan memaksa istrinya aborsi. 

Bripda DEH beralasan tak cukup biaya jika punya dua anak. Padahal anak pertama mereka sudah berusia 10 tahun.

Sang istri berinisial APP menduga alasan sang suami sebenarnya adalah karena adanya wanita lain. 

Pasalnya sang istri mengaku pernah dikirimi video suami bareng selingkuhan tengah berhubungan badan.

APP pun melaporkan suaminya ke Propam Polres Situbondo atas dugaan melakukan kekerasan dan memaksanya melakukan aborsi anak kedua. 

Dalam pengakuannya, APP tak percaya alasan suaminya meminta dia melakukan aborsi.

APP yang tercatat sebagai warga Desa Wonoplitahan, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, itu menyatakan, aksi kekerasan dilakukan di Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo Kota sejak 2024.

Saat dihubungi wartawan, dia mengaku sering mendapatkan kekerasan dari suaminya sejak awal pernikahan.

Aksi kekerasannya dilakukan di tangan, kaki, dan punggung korban.

"Dia (DEH) saya laporkan KDRT dan perselingkuhan di Polres," katanya, Selasa (18/3/2025).

Dia juga menjelaskan terkait pemaksaan aborsi yang dilakukan pelaku kepadanya.

APP mengaku dipaksa untuk meminum kapsul penggugur janin yang sebenarnya tidak ingin dilakukannya.

"Saya tidak mau menggugurkan janin saya, tetapi suami saya saat itu mendesak saya secara terus-menerus sehingga terpaksa saya minum," kata APP.

"Setelah minum, saya mengalami panas demam yang akhirnya menyebabkan keguguran. Saya sedih, sebenarnya sudah tidak berbentuk janin tetapi sudah berbentuk manusia," ucapnya.

Dugaan pemaksaan aborsi yang dilakukan DEH kepada APP terjadi pada Maret 2024.

Sesudah melakukan aborsi, korban dibawa ke rumah sakit.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved