Selasa, 14 April 2026

Sejarah Langgar Gantung Blitar: Markas Laskar Diponegoro 1825 yang Luput Perhatian

Langgar Gantung di Blitar, markas Laskar Diponegoro tahun 1825, masih asli dan aktif saat Ramadan. Sayangnya situs sejarah ini minim perhatian.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Samsul Hadi
LANGGAR GANTUNG - Kondisi Musala An Nur atau dikenal Langgar Gantung di Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (24/2/2026). Langgar Gantung ini didirikan oleh Laskar Diponegoro pada sekitar 1825-1830. 

Hingga detik ini, pilar, gawang pintu, jendela kayu, hingga dinding anyaman bambu masih orisinal. Renovasi hanya dilakukan pada bagian lantai yang lapuk, serta penambahan fasilitas baru seperti tangga serambi dan tempat wudhu.

"Musala ini pernah renovasi sekali untuk mengganti reng, usuk, dan genteng. Plafon juga sempat diganti dari bahan asbes, tapi akhirnya kami ganti lagi dengan model asli dari anyaman bambu," tambah Isman.

Menanti Uluran Tangan Pemerintah

Sayangnya, statusnya yang sarat nilai sejarah belum berbanding lurus dengan dukungan pemerintah. Isman mengaku perawatan Langgar Gantung selama ini murni dilakukan secara swadaya oleh keturunan keluarga Mbah Irodikoro.

Belum ada bantuan konkret dari Pemkot Blitar untuk merawat atau mengembangkan situs ini menjadi destinasi wisata sejarah dan religi, meskipun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) pernah melakukan peninjauan.

"Sampai sekarang belum ada perhatian dari Pemkot. Untuk perawatan, kami sendiri yang mengupayakan," keluhnya.

Isman menceritakan, pihak Disbudpar sempat meminta pengelola membuat proposal bantuan perawatan. Namun, realisasinya nihil hingga hari ini.

"Katanya musala ini ditetapkan sebagai cagar budaya, tapi tidak ada bantuan perawatan. Saya sempat berpikir, jangan-jangan hanya dicatat sebagai cagar budaya, tapi perawatan dilakukan oleh keluarga sendiri," pungkasnya.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved