Sabtu, 11 April 2026

Stok BBM dan LPG Magetan Aman hingga Lebaran 2026: Nihil Penimbunan

Warga Magetan, Jatim, tak perlu panik soal stok BBM dan LPG. Dipastikan aman hingga Lebaran 2026 usai sidak Bupati dan Polres.

Penulis: Taufiqur Rochman | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Taufiqur Rochman
SIDAK - Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti didampingi Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Magetan, Sucipto, memberi keterangan pers di SPBU Maospati usai rangkaian sidak pada Kamis (12/2/2026). Dipastikan stok LPG dan BBM di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, aman hingga hari raya Idul Fitri 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Stok BBM dan LPG di Magetan, Jawa Timur (Jatim), dipastikan aman hingga Idul Fitri 2026 berdasarkan hasil sidak Bupati dan Polres setempat.
  • Pengecekan di SPPBE Karangrejo, SPBU Maospati, dan pasar tidak menemukan indikasi penimbunan atau kelangkaan.
  • Satgas Pangan Polres Magetan terus memantau harga pasar agar tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Kabar gembira bagi masyarakat di Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim). Ketersediaan bahan bakar kendaraan dan LPG di wilayah tersebut dipastikan aman hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada tahun 2026 ini.

Kepastian mengenai stok energi tersebut, disampaikan usai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama aparat kepolisian, Kamis (12/2/2026). Langkah ini, diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang hari besar keagamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Magetan, Nanik Endang Rusmianti bersama rombongan turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah titik vital, termasuk Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Karangrejo serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Maospati.

"Stok di SPPBE aman hingga hari raya begitu juga SPBU, stok aman," ujar Bupati Nanik memberikan jaminan kepada masyarakat.

Polisi Pastikan Tidak Ada Penimbunan

Selain memastikan ketersediaan stok fisik di lapangan, sidak ini juga difokuskan untuk mengantisipasi potensi tindak pidana ekonomi, seperti penimbunan maupun kelangkaan bahan bakar dan LPG yang kerap terjadi menjelang momentum besar.

Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menegaskan bahwa dari hasil penyisiran tim gabungan di lapangan, situasi terpantau kondusif dan tidak ditemukan adanya pelanggaran hukum.

"Kami bersama pemerintah daerah telah melaksanakan sidak Bapokting, bahan bakar kendaraan dan LPG," ungkap Kompol Dodik.

Ia merinci lokasi-lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan tim gabungan untuk memastikan validitas data di lapangan.

"Setelah kami sidak di empat lokasi, Pasar Maospati, Pasar Baret, SPPBE Karangrejo dan SPBU Maospati tidak ada penimbunan, dan tidak ada kelangkaan sampai saat ini," ujar Kompol Dodik saat memberikan keterangan di area SPBU Maospati, Kamis (12/2/2026).

Antisipasi Lonjakan Harga

Pihak kepolisian tidak hanya fokus pada ketersediaan barang, tetapi juga stabilitas harga. Kompol Dodik menambahkan, Polres Magetan telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah kenaikan harga bahan pokok penting (bapokting) yang melampaui ketentuan pemerintah.

"Kami juga melakukan sidak intern melalui satgas Pangan agar tidak ada kenaikan yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)," tambahnya.

Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian berkomitmen akan terus melakukan pengawasan intensif, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga, terutama menjelang momentum puncak Idul Fitri nanti.

Latar Belakang

Fenomena kenaikan permintaan bahan bakar dan LPG merupakan siklus tahunan yang terjadi menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. 

Peningkatan mobilitas masyarakat saat arus mudik, dan tingginya aktivitas memasak rumah tangga seringkali memicu kekhawatiran akan kelangkaan stok.

Pemerintah daerah bersama Satgas Pangan biasanya melakukan langkah preventif berupa sidak (inspeksi mendadak) H-30 atau H-60 sebelum lebaran untuk memetakan distribusi. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved