Antisipasi Kericuhan Susulan, Kapolda dan Khofifah Minta Warga Jatim Kompak 'Jogo Jatim'
Sebanyak 1.200 tokoh masyarakat di Jatim mengikuti Apel 'Jogo Jatim' dan doa bersama lintas agama di Polda Jatim.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: irwan sy
SURYA.co.id, SURABAYA - Sebanyak 1.200 orang dari tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas, LSM, perguruan pencak silat dan elemen masyarakat se-Jatim mengikuti Apel 'Jogo Jatim' dan doa bersama lintas agama guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pascakerusuhan di berbagai daerah Jatim, sejak pekan lalu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, juga terlibat dalam Apel Jogo Jatim dan doa bersama yang digelar di Lapangan Lapangan Mapolda Jatim, Selasa (2/9/2025).
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatan Apel Jogo Jatim ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk komitmen bersama menjaga kamtibmas pascaunjuk rasa di berbagai daerah, yang belakangan diketahui berujung kericuhan.
"Setiap aspirasi masyarakat tentu harus dihormati. Namun dalam menyampaikan pendapat, kita wajib tetap menjaga harkamtibmas. Ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Nanang, saat menyampaikan amanatnya.
Nanang juga mengingatkan agar masyarakat menjunjung prinsip demokrasi yang baik, yakni menyampaikan pendapat secara damai, menghindari provokasi, serta mengedepankan dialog sebagai solusi.
Ia juga menyoroti tantangan kamtibmas yang semakin kompleks, mulai potensi konflik sosial, penyebaran hoaks, hingga tindak anarkis yang ditunggangi pihak tidak bertanggung jawab.
"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus membangun sinergi dengan seluruh potensi masyarakat; tokoh agama, tokoh pemuda, hingga komunitas, untuk menjaga Jatim tetap aman, damai, dan sejahtera," katanya.
Menurut Kapolda Jatim, keterlibatan masyarakat bukan hanya sebagai mitra, tapi juga bagian dari solusi menjaga kamtibmas.
"Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita Jogo Jatim untuk mewujudkan Jawa Timur yang aman dan kondusif," pungkasnya.
Kemudian, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan himbauan dalam apel dan doa bersama agar masyarakat tidak mudah terprovokasi maupun memprovokasi.
Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama Jogo Jatim berkolaborasi dengan aparat keamanan baik dari Kepolisian maupun TNI dan pemerintah daerah setempat.
"Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar, khususnya yang beredar di media sosial. Kita harus cerdas memilah informasi yang didapat agar tidak terjebak berita hoaks. Biasakan saring sebelum sharing," ujar Gubernur Khofifah.
Seusai apel, kegiatan dilanjutkan doa bersama lintas agama sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan dan kedamaian untuk masyarakat Jawa Timur khususnya dan seluruh rakyat Indonesia pada umumnya.
Jogo Jatim
doa bersama
Polda Jatim
Gubernur Khofifah
Irjen Pol Nanang Avianto
surabaya.tribunnews.com
SURYA.co.id
| Khofifah Hadiri May Day 2026 di Surabaya, Janji Rumah Murah bagi Buruh Jatim |
|
|---|
| Tavares Ingatkan Kebangkitan PSBS Biak, Persebaya Harus Fokus 90 Menit |
|
|---|
| Khofifah Kabulkan Tuntutan Buruh, Trans Jatim Bakal Layani Pasuruan Raya |
|
|---|
| Daftar Destinasi Wisata Surabaya Bayar Cuma Rp 733 Selama Mei 2026, Kado HJKS |
|
|---|
| Sosok Iswandi, Kalapas Blitar yang Bongkar Jual Beli Sel Mewah Rp 60 Juta Tahanan Tipikor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/JOGO-JATIM-Sebanyak-1200-orang-dari-tokoh-agama-tokoh-masyarakat-Or.jpg)