Sabtu, 2 Mei 2026

Khofifah Kabulkan Tuntutan Buruh, Trans Jatim Bakal Layani Pasuruan Raya

Buruh Jatim bersyukur, Trans Jatim akan dibuka di Pasuruan Raya usai tuntutan May Day 2026 dikabulkan Gubernur Khofifah.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Fatimatuz Zahro
SAPA BURUH - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menyapa massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Tugu Pahlawan, Surabaya, Jumat (1/5/2026). Ia menyanggupi tuntutan buruh untuk membuka layanan Trans Jatim di kawasan Pasuruan tahun 2027 mendatang. 
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyetujui penambahan koridor Bus Trans Jatim rute Pasuruan Raya pada tahun depan.
  • Kawasan industri PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) menjadi prioritas utama rute demi mobilitas buruh.
  • Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan sopir angkot dan kepala daerah setempat untuk penentuan titik halte.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kabar gembira bagi ribuan buruh di kawasan industri Pasuruan Raya pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) secara resmi mengakomodasi tuntutan buruh, terkait penambahan koridor Bus Trans Jatim yang akan melintasi wilayah Pasuruan mulai tahun depan.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menanggapi usulan Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPMI) yang meminta kemudahan akses transportasi publik menuju kawasan industri. Langkah ini dipandang sebagai solusi strategis, untuk menekan biaya transportasi pekerja dan meningkatkan efisiensi mobilitas di Jawa Timur.

SAPA BURUH - Momen Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dari atas panggung menyapa ribuan buruh di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (1/5/2026). Gubernur Khofifah menyetujui 9 dari 11 tuntutan buruh Jawa Timur.
SAPA BURUH - Momen Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dari atas panggung menyapa ribuan buruh di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (1/5/2026). Gubernur Khofifah menyetujui 9 dari 11 tuntutan buruh Jawa Timur. (Surya.co.id/Luhur Pambudi)

Baca juga: Khofifah Menangis di May Day 2026 Surabaya, Setujui 9 Aspirasi Buruh

Kado Manis May Day untuk Buruh Pasuruan

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim, Jazuli, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemprov Jatim. Ia menyebut, bahwa kehadiran Bus Trans Jatim di Pasuruan Raya adalah penantian panjang bagi para pekerja yang selama ini terkendala akses transportasi yang murah, aman dan nyaman.

"Alhamdulillah Ibu Gubernur menyanggupi agar Pasuruan Raya Insya Allah tahun depan bisa dilintasi oleh Trans Jatim," tegas Jazuli saat ditemui SURYA.co.id usai aksi peringatan May Day di depan Tugu Pahlawan, Surabaya, Jumat (1/5/2026).

Penambahan koridor ini menjadi krusial, karena Pasuruan merupakan salah satu pusat industri terbesar di Jawa Timur yang belum sepenuhnya terintegrasi dalam layanan transportasi massal berbasis bus rapid transit (BRT) ini. Sebelumnya, layanan Trans Jatim telah sukses beroperasi di wilayah:

  • Surabaya (Koridor I dan III)
  • Sidoarjo (Koridor I)
  • Mojokerto (Koridor II dan III)
  • Gresik (Koridor I)
  • Lamongan (Koridor IV)
  • Malang (Koridor V)

Baca juga: May Day 2026 Surabaya: Demo Buruh di DPRD Jatim Tetap Soroti UU Cipta Kerja

Prioritas Rute Kawasan Industri PIER

Gubernur Khofifah menjelaskan, bahwa rencana ini telah melalui kajian mendalam. Ia memahami bahwa kebutuhan transportasi di Pasuruan Raya memiliki karakteristik khusus, terutama bagi para pekerja yang mencari nafkah di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER).

Khofifah berjanji bahwa rute yang melintasi PIER akan diprioritaskan dalam pengembangan koridor baru ini. Tujuannya jelas, memberikan dukungan infrastruktur bagi jantung ekonomi Jawa Timur di wilayah timur.

"Saya sudah menyampaikan kalau untuk membuka koridor tidak bisa 'bim salabim'. Maka tadi yang mereka sampaikan, tahun depan mudah-mudahan sudah bisa kami buka koridor Pasuruan," ungkap Khofifah.

Baca juga: Di Momen May Day 2026 Terungkap 60 Persen Pekerja Surabaya Belum Terlindungi BPJS

Tantangan Integrasi dan Transportasi Lokal

Meskipun komitmen sudah bulat, Pemprov Jatim menekankan bahwa pengoperasian Bus Trans Jatim membutuhkan proses koordinasi yang komprehensif. Setidaknya ada empat aspek teknis yang akan digarap dalam waktu dekat:

  1. Penentuan Titik Halte: Menentukan lokasi strategis yang dekat dengan permukiman buruh dan gerbang pabrik.
  2. Manajemen Rute: Memastikan rute tidak tumpang tindih secara merugikan dengan trayek eksis.
  3. Sinergi dengan Angkutan Lokal: Koordinasi intensif dengan sopir angkot setempat agar Bus Trans Jatim berfungsi sebagai pengumpan (feeder) atau pelengkap, bukan pesaing.
  4. Dukungan Pemerintah Daerah: Komitmen kepala daerah setempat dalam penyediaan lahan terminal atau fasilitas pendukung lainnya.

"Kami harus koordinasi titik-titik pemberhentian dan koordinasi dengan para sopir angkot setempat, serta dukungan dari kepala daerah setempat," pungkas Khofifah.

Sebagai informasi tambahan, Bus Trans Jatim dikenal dengan tarifnya yang sangat terjangkau, yakni Rp 5.000 untuk umum dan Rp 2.500 untuk pelajar serta santri. Kehadiran layanan ini di Pasuruan, diharapkan mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua di jalur provinsi.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved