Reaksi Bupati Ipuk Fiestiandani Soal Pembangunan Jalur Gumitir di Jember
Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi terus dikebut pengerjaanya. Jalur tersebut memungkinkan dibuka lebih cepat dari rencana awal
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Fatkhul Alami
Andre Pandora, Penanggungan jawab lapangan proyek dari PT. Rajendra Pratama Jaya mengatakan caping beam dipasang dibagian atas bored pail, untuk memperkuat bahu jalan. "Fungsi utamanya pertamanya ini memperkuat jalan biar tidak geser," ujar Andre.
Menurutnya, keberadaan caping beam ini nanti untuk menguatkan pembatas jalan. Sehingga ketika terjadi kecelakaan, tidak mudah ambrol. "Kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan kayak kecelakaan itu kan gadril ada penahannya," kata Andre.
Bersamaan dengan pekerjaan ini , kata Andre, juga dilakukan pemasangan U-ditch atau saluran pembuangan air di tepi jurang Jalur Gumitir.
"Pasca itu rampung, akan pengaspalan sepanjang 109 meter di Tikungan Mbah Singo tiga lapis, dengan jenis AC-WC (Asphalt Concrete -Wearing Course), AC-BC (Asphalt Concrete–Binder Course), dan AC-Base (Asphalt Concrete–Base Course)," tuturnya.
Selain itu, Andre mengaku juga melakukan pengaspalan dibeberapa titik Jalur Gumitir mulai dari kilometer 229+644, yang diambilkan dari sisa anggaran proyek ini. "Serta melakukan pengasapan di beberapa titik lokasi jalur Gumitir sepanjang 2 kilometer," paparnya.
Selama menggarap proyek ini, Andre mengungkapkan kendala utamanya adalah curah hujan, hal itu menghambat proses pekerjaan. "Seperti Sore kemarin hujan deras, terpaksa pekerjaan harus berhenti hingga menunggu hujan reda," imbuhnya.
Namun, Andre memastikan preservasi Jalur Gumitir selesai sebelum 24 September 2025, supaya lalu lintas di Jember Timur kembali normal. "Setelah pekerjaan berat rampung, hanya tinggal menyelesaikan pemasangan bahu jalan, pengecatan marka, dan properti lalu lintas yang dibutuhkan," terangnya.
Sementara bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersyukur Jalur Gumitir segera dibuka lebih awal. Menurut Ipuk, jalur ini sangat dinanti masyarakat karena menjadi urat nadi pergerakan ekonomi kedua wilayah.
Pemkab terus menjalin komunikasi dengan BBPJN Jatim-Bali. Dengan harapan, pengerjaan Jalur Gumitir bisa dipercepat agar segera difungsikan untuk kepentingan masyarakat.“Semoga dengan dibukanya Jalur Gumitir lebih awal, mobilitas warga di dua wilayah kembali lancar,” kata Ipuk. (fla/awi)
KRONOLOGI Pemotor Tabrak Truk saat Melintas di Jalur Situbondo-Banyuwangi |
![]() |
---|
Manajer Farel Prayoga Ungkap Kondisi Sang Penyanyi Cilik, Sempat Pusing Bayar Kredit Rumah dan Mobil |
![]() |
---|
Waspada Modus Begal Motor di Jember, Pelaku Minta Diantar Ke Rumah Teman Sebelum Merampas Kendaraan |
![]() |
---|
Kasus Pekerja Jember Tewas Dengan Leher Terjerat di Mess, Belum Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan |
![]() |
---|
Pilot Projet Digitalisasi Bansos di Banyuwangi, Luhut Minta Ipuk Bagi Pengalaman Bangun Digitalisasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.