Kamis, 16 April 2026

Dishub Jatim Target Setor Rp 100 Miliar ke PAD, Seperti Ini Strateginya

Dishub Jatim targetkan PAD Rp 100 Miliar di 2026 lewat Trans Jatim dan Trans Laut meski anggaran efisiensi. Simak strategi kreatifnya di sini!

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, saat diwawancara media terkait potensi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor angkutan umum, Senin (16/2/2026). Ia optimis bisa meningkatkan setoran PAD hingga tembus Rp 100 miliar. 

"Kendala utamanya adalah di luar jam sibuk (peak hour) biasanya sepi. Pihak swasta tentu menghitung risiko ini. Maka, penambahan layanan harus dikaji sangat matang agar menguntungkan kedua belah pihak," imbuhnya.

Komitmen Subsidi dan Tarif Terjangkau

Hingga saat ini, operasional bus Trans Jatim reguler tetap menjadi prioritas pelayanan publik yang disubsidi penuh oleh APBD Pemprov Jatim. Total subsidi yang digelontorkan mencapai Rp 250 miliar per tahun.

Langkah ini diambil, untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap murah dan efisien. Berikut adalah rincian tarif Trans Jatim yang berlaku saat ini:

  • Umum: Rp 5.000 (Jauh/Dekat)
  • Pelajar/Mahasiswa/Santri: Rp 2.500
  • Ketentuan Tiket: Berlaku terintegrasi dan dapat digunakan kembali dalam rentang waktu dua jam.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, pastikan memantau jadwal keberangkatan melalui aplikasi Trans Jatim Aja untuk kenyamanan perjalanan di wilayah aglomerasi Jawa Timur.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved