NPGF Bukukan Laba Bersih Naik 45,4 Persen Sepanjang 2025
NPGF mencatat penjualan Rp225,8 miliar dan laba bersih Rp4,34 miliar pada 2025. Perseroan optimistis melanjutkan pertumbuhan bisnis.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
Meski laba usaha tercatat sebesar Rp10,61 miliar, atau sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, perusahaan tetap mampu menjaga pertumbuhan laba bersih secara solid dan mempertahankan ketahanan bisnisnya.
NPGF Perkuat Portofolio Produk Nutrisi Tanaman
Selain membukukan pertumbuhan keuangan, NPGF juga memperkuat strategi bisnis melalui pengembangan produk nutrisi tanaman yang lebih beragam.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, perusahaan meluncurkan sejumlah produk baru, antara lain:
- Mono Potassium Phosphate (MKP)
- Potassium Nitrate (KNO₃)
- Controlled Release Fertilizer (CRF) merek CCF Ferticote (dalam tahap persiapan peluncuran)
Produk-produk tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor pertanian dan perkebunan yang semakin membutuhkan nutrisi tanaman yang lebih spesifik, efisien, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas.
Perseroan menilai kebutuhan terhadap teknologi pemupukan modern akan terus meningkat seiring tuntutan efisiensi biaya produksi dan optimalisasi hasil panen.
Optimistis Prospek Industri Pertanian dan Perkebunan
NPGF memandang sektor pertanian dan perkebunan nasional masih memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan dalam jangka panjang.
Kebutuhan peningkatan produktivitas lahan, efisiensi pemupukan, serta penggunaan nutrisi tanaman yang lebih tepat dinilai akan menjadi pendorong utama pertumbuhan industri ke depan.
Dengan dukungan jaringan distribusi yang semakin luas, portofolio produk yang terus berkembang, serta pengalaman melayani sektor pertanian dan perkebunan, perusahaan optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan berkelanjutan.
“Kami akan terus fokus pada penguatan bisnis inti, memperluas jangkauan pasar, serta menghadirkan produk dan layanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dengan langkah tersebut, kami optimistis dapat menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Ujang.
| Enam Menit Yang Mengubah Nasib Ilham di Persebaya, Dari PSAL ke Tim Utama |
|
|---|
| IPOT Bertransformasi Jadi Platform AI Finansial Bagi Gen Z |
|
|---|
| Dalberto Akhiri Dua Musim Penuh Gol di Arema FC, Tinggalkan Jejak Emas di Malang |
|
|---|
| Ribuan Pekerja Terancam PHK, Skema Outsourcing PT SGS Jombang Picu Kegelisahan |
|
|---|
| Kenaikan Harga Pertamax Picu Penurunan Penjualan di SPBU Kota Blitar hingga 2.000 Liter per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kegiatan-di-gudang-pupuk-milik-NPGF.jpg)