PWON Bagi Deviden Rp 626 Miliar, Optimistis Kinerja Tahun 2026 Tumbuh Meski Pasar Lesu
RUPS telah menyetujui untuk pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 senilai Rp13,-/saham atau setara Rp 626 miliar.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Perusahaan properti PT Pakuwon Jati Tbk atau PWON mencatatkan kinerja positif di kuartal I tahun 2026 ini.
- Mereka tetap optimistis dengan prospek bisnis sepanjang tahun 2026, meski kondisi umum bisnis properti dikeluhkan mengalami kelesuan.
- RUPS telah menyetujui untuk pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 senilai Rp13,-/saham atau setara Rp 626 miliar.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Perusahaan properti PT Pakuwon Jati Tbk atau PWON mencatatkan kinerja positif di kuartal I tahun 2026 ini.
Mereka tetap optimistis dengan prospek bisnis sepanjang tahun 2026, meski kondisi umum bisnis properti dikeluhkan mengalami kelesuan.
Fenny, General Manager Finance PWON mengatakan, pada tiga bulan pertama tahun ini, PWON membukukan total pendapatan sebesar Rp1,65 triliun atau tumbuh 6 persen secara tahunan (YoY).
"Sementara recurring revenue naik 8 persen menjadi Rp1,43 triliun dan EBITDA meningkat 10 persen menjadi Rp916 miliar," kata Fenny saat public expose di Surabaya, Kamis (11/6/2026)
Dia juga menyebut laba kotor meningkat 10 persen (YoY), menjadi Rp 941 miliar, dibandingkan Rp 857 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Pengeluaran belanja modal periode kuartal I 2026 yang telah dikucurkan oleh PWON sebesar Rp 164 miliar, yang digunakan terutama untuk pembiayaan proyek konstruksi Pakuwon Mall Surabaya tahap 5,” jelasnya.
Public expose ini digelar usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PWON yang digelar di hotel Aloft di komplek Pakuwon City Mall di kawasan SurabayaTimur.
Baca juga: Pakuwon Jati Raih Penghargaan Bangunan Hijau EDGE Champion dari IFC
Hasil RUPS Pembagian Deviden Rp 626 Miliar
Minarto Basuki Direktur Keuangan dan Corporate Secretary Perseroan menyampaikan bahwa RUPS telah menyetujui untuk pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 senilai Rp13,-/saham atau setara Rp 626 miliar.
"Pembagian dividen ini setara dengan 26,7 persen dari Rp 2,35 triliun laba bersih yang dapat didistribusikan kepada entitas induk menggambarkan komitmen berkelanjutan Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham PWON," jelas Minarto.
Sepanjang tahun 2025 PWON membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 7,11 triliun.
Laba Bruto tercatat sebesar Rp 3,94 triliun, EBITDA sebesar Rp 3,71 triliun dan Laba Bersih tercatat yang disesuaikan sebesar Rp 2,92 triliun.
"Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih dimana di dukung oleh pendapatan berulang yang terdiri dari segmen pusat perbelanjaan ritel yang meningkat 14 persen dari Rp 3,43 triliun pada tahun sebelumnya, menjadi Rp 3,93 triliun," ungkapnya.
Baca juga: Gandeng BCA, Pakuwon Optimistis Pasar Properti Surabaya Masih Tumbuh
Sementara itu, pendapatan sewa perkantoran tercatat sebesar Rp 273 miliar, turun 26 persen dari Rp 369 miliar pada tahun sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/RUPS-Pakuwon-jati-2026.jpg)