Jumat, 12 Juni 2026

NPGF Bukukan Laba Bersih Naik 45,4 Persen Sepanjang 2025

NPGF mencatat penjualan Rp225,8 miliar dan laba bersih Rp4,34 miliar pada 2025. Perseroan optimistis melanjutkan pertumbuhan bisnis.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Dokumen NPGF
TUMBUH POSITIF - Kegiatan di gudang pupuk milik NPGF. NPGF melaporkan kinerja positifnya untuk tahun buku 2025 dengan mencatatkan penjualan sebesar Rp225,8 miliar atau meningkat 34,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 
Ringkasan Berita:
  • PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) membukukan penjualan Rp225,8 miliar pada 2025 atau tumbuh 34,4 persen dibanding tahun sebelumnya.
  • Laba bersih meningkat 45,4 persen menjadi Rp4,34 miliar, sementara EPS naik 45,7 persen menjadi Rp1,34 per saham.
  • NPGF memperkuat portofolio produk nutrisi tanaman dan optimistis melanjutkan pertumbuhan bisnis di sektor pertanian dan perkebunan.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) mencatat kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan pertumbuhan penjualan dan laba bersih dua digit.

Emiten yang bergerak di sektor nutrisi tanaman dan pertanian tersebut, berhasil menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri pertanian dan perkebunan nasional.

Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, NPGF mencatat penjualan sebesar Rp225,8 miliar sepanjang 2025, atau meningkat 34,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut didorong oleh perluasan pasar, penguatan jaringan distribusi, dan meningkatnya permintaan dari sektor pertanian maupun perkebunan.

Direktur Utama NPGF, Ujang Suparman, mengatakan tahun 2025 menjadi periode penting bagi perseroan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

“Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Perseroan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Kami terus memperluas penetrasi pasar, memperkuat hubungan dengan pelanggan, serta meningkatkan efektivitas operasional guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” ujar Ujang Suparman, Kamis (11/6/2026).

Penjualan dan Laba NPGF Tumbuh Signifikan

Seiring meningkatnya pendapatan, NPGF juga membukukan laba bruto sebesar Rp55,08 miliar, naik 32,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Ujang, capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga kualitas pendapatan sekaligus mengelola operasional secara efektif di tengah berbagai tantangan industri.

“Capaian ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menjaga kualitas pendapatan dan mengelola aktivitas usaha secara efektif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri,” jelasnya.

Kinerja positif tersebut berlanjut pada laba bersih. NPGF berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,34 miliar, meningkat 45,4 persen dibandingkan tahun 2024.

Pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan mencerminkan meningkatnya efisiensi operasional dan kemampuan perusahaan dalam memperkuat profitabilitas.

Kinerja Keuangan NPGF 2025

  • Penjualan: Rp225,8 miliar (naik 34,4 persen)
  • Laba Bruto: Rp55,08 miliar (naik 32,1 persen)
  • Laba Bersih: Rp4,34 miliar (naik 45,4 persen)
  • Earnings Per Share (EPS): Rp1,34 per saham (naik 45,7 persen)
  • EPS 2024: Rp0,92 per saham

EPS Melonjak, Nilai bagi Pemegang Saham Meningkat

Pertumbuhan laba bersih turut mendorong peningkatan Earnings Per Share (EPS) sebesar 45,7 persen, dari Rp0,92 per saham pada 2024 menjadi Rp1,34 per saham pada 2025.

Kenaikan EPS menjadi indikator bahwa pertumbuhan yang dicapai perusahaan tidak hanya berasal dari peningkatan skala bisnis, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

“Peningkatan laba bersih dan EPS menjadi indikator bahwa pertumbuhan yang dicapai Perseroan tidak hanya tercermin dari peningkatan skala usaha, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan nilai tambah yang lebih baik bagi para pemegang saham,” ungkap Ujang.

Meski laba usaha tercatat sebesar Rp10,61 miliar, atau sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, perusahaan tetap mampu menjaga pertumbuhan laba bersih secara solid dan mempertahankan ketahanan bisnisnya.

NPGF Perkuat Portofolio Produk Nutrisi Tanaman

Selain membukukan pertumbuhan keuangan, NPGF juga memperkuat strategi bisnis melalui pengembangan produk nutrisi tanaman yang lebih beragam.

Sepanjang 2025 hingga awal 2026, perusahaan meluncurkan sejumlah produk baru, antara lain:

  • Mono Potassium Phosphate (MKP)
  • Potassium Nitrate (KNO₃)
  • Controlled Release Fertilizer (CRF) merek CCF Ferticote (dalam tahap persiapan peluncuran)

Produk-produk tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor pertanian dan perkebunan yang semakin membutuhkan nutrisi tanaman yang lebih spesifik, efisien, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas.

Perseroan menilai kebutuhan terhadap teknologi pemupukan modern akan terus meningkat seiring tuntutan efisiensi biaya produksi dan optimalisasi hasil panen.

Optimistis Prospek Industri Pertanian dan Perkebunan

NPGF memandang sektor pertanian dan perkebunan nasional masih memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan dalam jangka panjang.

Kebutuhan peningkatan produktivitas lahan, efisiensi pemupukan, serta penggunaan nutrisi tanaman yang lebih tepat dinilai akan menjadi pendorong utama pertumbuhan industri ke depan.

Dengan dukungan jaringan distribusi yang semakin luas, portofolio produk yang terus berkembang, serta pengalaman melayani sektor pertanian dan perkebunan, perusahaan optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan berkelanjutan.

“Kami akan terus fokus pada penguatan bisnis inti, memperluas jangkauan pasar, serta menghadirkan produk dan layanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dengan langkah tersebut, kami optimistis dapat menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Ujang.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved