Senin, 13 April 2026

Laba SBI Tembus Rp 659 Miliar Saat Pasar Semen Lesu, Ini Rahasianya

Rahasia PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) tetap cetak laba Rp 659 M saat industri semen lesu. Ternyata ini strategi transformasinya.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen SBI
BUKUKAN LABA - Karyawan SBI saat melakukan pengecekan produk semen dalam kemasan dengan brand Dynamix di salah satu pabrikan SBI di Pulau Jawa. SBI melaporkan kinerja keuangan di tengah perlambatan pasar semen nasional dengan membukukan volume penjualan semen dan terak sebesar 12,1 juta ton dan pendapatan tercatat Rp10,7 triliun, serta pokok pendapatan tercatat Rp8,32 triliun, EBITDA mencapai Rp 1,87 triliun, laba periode berjalan mencapai Rp 659 miliar. 

Ringkasan Berita:
  • PT Solusi Bangun Indonesia Tbk membukukan laba Rp 659 miliar di tengah penurunan produksi semen nasional sebesar 4,5 persen.
  • SBI berhasil menekan beban keuangan hingga 34,8 persen melalui program efisiensi dan percepatan pembayaran pinjaman.
  • Perseroan tengah menyiapkan fasilitas ekspor di Tuban berkapasitas hingga 1 juta ton yang ditargetkan beroperasi pertengahan 2026.

 

SURABAYA, KOMPAS.com - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk atau SBI melaporkan kinerja keuangan di tengah perlambatan pasar semen nasional yang cukup signifikan.

Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI) sepanjang tahun 2025, volume produksi semen nasional tercatat turun sekitar 4,5 persen dari 67,8 juta ton, menjadi 64,7 juta ton. Sejalan dengan itu, penjualan semen domestik juga menurun sekitar 1,5 persen.

Beberapa faktor utama yang memengaruhi perlambatan industri semen nasional di antaranya:

  • Melemahnya daya beli masyarakat secara umum.
  • Curah hujan tinggi yang menunda berbagai aktivitas konstruksi.
  • Perlambatan sejumlah proyek infrastruktur strategis.
  • Tantangan kelebihan kapasitas produksi (overcapacity) yang memperketat persaingan.

Strategi Transformasi dan Kinerja Keuangan

Menanggapi lanskap bisnis pada tahun 2025 tersebut, Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momentum transformasi.

Ia menegaskan, sinergi bersama SIG selaku induk usaha dilakukan untuk memperkuat resilensi di tengah tekanan industri yang berat.

"Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kami melaksanakan strategi transformasi yang berfokus pada optimalisasi operational excellence, peningkatan pengelolaan pemasaran dan penjualan, serta program efisiensi biaya di berbagai lini untuk menjaga fundamental dan profitabilitas di tengah tekanan industri," kata Rizki, Selasa (7/4/2026).

Strategi transformasi yang dijalankan secara konsisten sejak semester kedua tahun 2025 tersebut membuahkan hasil positif bagi perusahaan.

SBI berhasil membukukan volume penjualan semen dan terak sebesar 12,1 juta ton, dengan pendapatan tercatat mencapai Rp 10,7 triliun.

Beban pokok pendapatan tercatat Rp 8,32 triliun, sementara EBITDA mencapai Rp 1,87 triliun, dan laba periode berjalan mencapai angka Rp 659 miliar.

"Pada aspek operational excellence, kami meningkatkan efisiensi produksi, optimalisasi energi dan bahan bakar alternatif. Sedangkan pengelolaan pemasaran dan penjualan difokuskan pada penguatan merek dan saluran distribusi terutama di area-area dengan marjin tinggi. Strategi tersebut diperkuat dengan program efisiensi biaya untuk pengendalian biaya yang terukur dan penurunan beban keuangan," jelas Rizki Kresno.

Efisiensi Beban Keuangan dan Ekspansi Ekspor

Rizki juga menerangkan, bahwa program efisiensi yang dijalankan secara disiplin berkontribusi menurunkan beban keuangan sebesar 34,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penguatan struktur permodalan dan percepatan pembayaran pinjaman, membuktikan ketahanan Perseroan dalam menjaga kesehatan neraca serta likuiditas perusahaan.

Dalam sinergi bersama SIG, SBI optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi.

Salah satu langkah strategis tersebut, yaitu proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved