Rabu, 3 Juni 2026

Laba SBI Tembus Rp 659 Miliar Saat Pasar Semen Lesu, Ini Rahasianya

Rahasia PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) tetap cetak laba Rp 659 M saat industri semen lesu. Ternyata ini strategi transformasinya.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen SBI
BUKUKAN LABA - Karyawan SBI saat melakukan pengecekan produk semen dalam kemasan dengan brand Dynamix di salah satu pabrikan SBI di Pulau Jawa. SBI melaporkan kinerja keuangan di tengah perlambatan pasar semen nasional dengan membukukan volume penjualan semen dan terak sebesar 12,1 juta ton dan pendapatan tercatat Rp10,7 triliun, serta pokok pendapatan tercatat Rp8,32 triliun, EBITDA mencapai Rp 1,87 triliun, laba periode berjalan mencapai Rp 659 miliar. 

Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama strategis perusahaan dengan Taiheiyo Cement Corporation.

"Fasilitas dengan kapasitas ekspor 500 ribu hingga 1 juta ton semen ini ditargetkan untuk mulai operasional pada pertengahan tahun 2026," ungkap Rizki Kresno.

Selain ekspor, kerja sama strategis dengan Taiheiyo juga dilakukan untuk mengembangkan lini bisnis soil stabilization atau stabilisasi tanah.

Inovasi ini dimaksudkan untuk menjawab tantangan di industri konstruksi, sekaligus menciptakan pasar baru guna membuka peluang pertumbuhan bagi perusahaan di masa depan.

Industri Semen Indonesia

Sebagai informasi, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk sebelumnya dikenal sebagai PT Holcim Indonesia Tbk sebelum diakuisisi oleh SIG pada tahun 2019. Integrasi ini memberikan keunggulan logistik dan distribusi bagi SBI untuk menjangkau pasar lebih luas di Indonesia.

Tantangan overcapacity atau kelebihan pasokan semen di Indonesia diperkirakan masih akan membayangi hingga 2027, sehingga efisiensi operasional dan diversifikasi pasar ekspor menjadi kunci utama bagi para pemain industri untuk bertahan.

 

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved