Perkuat Ekonomi Desa, Bank Jatim dan Kemendes PDT RI Tandatangani Perjanjian Kerja Sama
Kerja sama ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Bank Jatim menandatangani kerja sama dengan Kemendes PDT RI untuk mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
- Fokus utama membangun ekosistem ekonomi desa tangguh melalui layanan perbankan, literasi keuangan, dan akses pembiayaan
- Kerja sama ini dinilai sejalan dengan kebijakan nasional, menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
SURYA.co.id, SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia tentang fasilitasi layanan bank pembangunan daerah dalam mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Bertempat di Kantor Pusat Bank Jatim, perjanjian tersebut ditandatangani Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Drs. F.X. Nugroho Setijo Nagoro, M.Si.
Turut hadir juga Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono.
Baca juga: Bank Jatim Luncurkan Strategi 2026, Targetkan Jadi BPD Nomor 1 di Indonesia
Winardi menjelaskan, sinergi Bank Jatim dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT RI) ini merupakan wujud nyata strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan ekonomi daerah agar semakin kuat dan tumbuh berkelanjutan.
”Melalui perjanjian ini, kami sepakat mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan dalam mendukung pembangunan desa secara terintegrasi. Fokus utama kami di sini yaitu membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh dan mandiri," kata Winardi Legowo, dalam rilis yang dikirimkan pada SURYA.co.id, Minggu (15/2/2026).
Perjanjian Kerja Sama
Adapun perjanjian kerja sama tersebut mencakup beberapa hal.
Yaitu pertukaran data dan informasi, pemanfaatan produk dan jasa perbankan sesuai ketentuan yang berlaku, sosialisasi dan pendampingan tentang produk dan jasa perbankan kepada masyarakat di desa, penguatan peran Bank Pembangunan Daerah dalam rangka peningkatan kapasitas untuk kesejahteraan masyarakat desa, serta pemanfaatan tanggung jawab sosial Bank Pembangunan Daerah untuk mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.
Dalam implementasinya, Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan berperan sebagai fasilitator koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sementara Bank Jatim menyediakan dukungan layanan keuangan dan penguatan kapasitas masyarakat.
”Ini merupakan salah satu langkah konkret untuk memperkuat fondasi ekonomi desa dan sekaligus mengajak masyarakat desa lebih melek tentang perbankan dan memberikan akses pembiayaan yang aman,” jelas Winardi.
Seusai Arah Kebijakan Nasional
Sementara itu, Nugroho menilai kerja sama ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
”Ekonomi desa itu butuh ekosistem yang kuat. Kehadiran Bank Jatim di sini untuk memperkuat itu, mulai dari literasi, pembiayaan, hingga peningkatan kapasitas distribusi barang dan jasa,” tambah Nugroho.
Dalam konteks tersebut, literasi menjadi faktor penting agar masyarakat desa mampu memanfaatkan program secara optimal. Adapun pemilihan Bank Jatim sebagai mitra utama bukan tanpa alasan.
Peran Aktif Bank Jatim
Menurutnya, Bank Jatim memiliki kedekatan psikologis dan nature yang sama dengan masyarakat desa.
Karena pada hakikatnya, bank daerah adalah milik daerah. Sehingga, kontribusinya dalam membangun desa dinilai sangat kontekstual dan tepat sasaran.
| Festival Rujak Uleg 2026 Digelar Besok, Seribu Porsi Gratis Dibagikan |
|
|---|
| Duduk Perkara Arumi Balita Diduga Korban Malpraktik di Bima, Kerap Tanya Tangannya yang Diamputasi |
|
|---|
| Khofifah Yakin Jatim Tetap Jadi Lumbung Pangan Nasional di Tengah Krisis Iklim |
|
|---|
| Sinyal Positif Veda Ega Pratama Tembus P11 Sesi FP1 Moto3, Ini Jadwal MotoGP Prancis 2026 |
|
|---|
| Gresik Kian Dilirik Investor, Pabrik Nitrate Complex Baru Resmi Dibangun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/PENANDATANGANAN-KERJASAMA-Sekretaris-Daerah-Pemerintah-Provinsi-Jawa-Timur-Adhy-Karyono.jpg)