Jumat, 8 Mei 2026

Gresik Kian Dilirik Investor, Pabrik Nitrate Complex Baru Resmi Dibangun 

Proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa di Gresik diproyeksikan serap tenaga kerja.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
RESMIKAN PABRIK BARU - Suasana groundbreaking proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa digelar di Kawasan Industri Maspion Gresik, Jumat (8/5/2026).(Foto :Humas Pemkab Gresik) 

.

Ringkasan Berita:
  • PT Bara Blasting Perkasa membangun proyek Nitrate Complex di Gresik. 
  • Investasi baru ini disebut memperkuat industri dan ketahanan pangan nasional. 
  • Pemkab Gresik berharap proyek membuka peluang kerja bagi warga lokal.

 

SURYA.CO.ID GRESIK - Gresik kembali menjadi magnet investasi. Pertumbuhan industri berbasis hilirisasi, groundbreaking proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa digelar di Kawasan Industri Maspion Gresik, Jumat (8/5/2026).

Proyek petrokimia strategis ini diproyeksikan menjadi salah satu penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah.

Lapangan Kerja Baru Tercipta

Selain menciptakan lapangan kerja, proyek ini juga akan memperkuat rantai pasok industri nasional melalui produksi bahan peledak industri dan pupuk yang mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Saat ini progres pembangunan proyek telah mencapai sekitar 33 persen, dengan target penyelesaian sesuai jadwal, standar kualitas, dan prinsip keselamatan kerja yang ketat.

Direktur Utama PT Bara Blasting Perkasa, Mei Suryawan menjelaskan, investasi di Gresik merupakan ekspansi strategis kedua perusahaan setelah pembangunan terminal amonia di kawasan yang sama.

Baca juga: Pabrik Melamin di KEK JIIPE Gresik, Dorong Efisiensi Operasional dan Keberlanjutan Industri

Menurutnya, keputusan memperluas investasi di Gresik menjadi bukti kuat bahwa daerah ini dinilai aman, kondusif, dan memiliki dukungan ekosistem industri yang solid.

“Hal ini menjadi bukti bahwa Gresik merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk investasi. Kami merasakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik maupun seluruh stakeholder,” kata Mei Suryawan.

Ia menjelaskan, pabrik ini akan memproduksi amonium nitrat untuk kebutuhan industri pertambangan dan konstruksi nasional, sekaligus mengembangkan produk pupuk NPK dan turunannya sebagai bentuk hilirisasi amonia.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian industri nasional dengan mengurangi ketergantungan impor bahan peledak industri dan pupuk.

“Kami ingin Indonesia menjadi tuan rumah bagi produk industrinya sendiri. Selain mendukung ketahanan energi dan ketahanan pangan, proyek ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi regional melalui peningkatan PAD, penyerapan tenaga kerja, penguatan logistik, pergudangan, transportasi hingga aktivitas pelabuhan,” bebernya.

Baca juga: Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik Diresmikan Mendag Budi Santoso, Hadirkan Fasilitas Baru

Di tempat yang sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan investor yang terus menanamkan modal di Kabupaten Gresik.

Ia menegaskan bahwa groundbreaking ini menjadi bukti nyata iklim investasi di Gresik semakin kompetitif, aman, dan dipercaya investor nasional maupun internasional.

“Dua testimoni yang kita dengar hari ini sangat luar biasa bahwa Gresik aman dan Gresik menjadi tujuan investasi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Bupati Yani.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved