Senin, 20 April 2026

Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional, Agen Perlinsos di Banyuwangi Dilatih

Sejumlah persiapan dilakukan, salah satunya melatih ratusan agen perlinsos untuk dapat memahami penggunaan portal perlinsos

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/Aflahul Abidin
DIGITALISASI BANSOS - Kabupaten Banyuwangi telah resmi ditunjuk pemerintah pusat menjadi lokus pilot project digitalisasi program perlindungan sosial (perlinsos) nasional yang menjadi mandat dari Presiden Prabowo kepada Menteri Sosial dan Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) untuk meningkatkan ketepatsasaran bantuan sosial. 

“Pendaftaran cukup satu – dua menit, warga sudah bisa mendaftar. Nanti tinggal menunggu hasilnya sekitar satu bulan,” kata Tanti.    

Kemudian pada tahap pemberitahuan hasil, pendaftar program bansos kemudian akan mendapatkan notifikasi diterima atau tidaknya sebagai penerima bansos melalui Portal Perlinsos berikut alasan kenapa tidak menerima. 

Bagi warga yang dinyatakan tidak layak menerima, akan diberi kesempatan untuk menyanggah. 

“Kami memberikan kesempatan untuk menyanggah. Sudah kami atur di program ini,” tambah Andika. 

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan Pemkab Banyuwangi siap mendukung semua persiapan pelaksanaan Pilot Project program Digitalisasi Bansos di Banyuwangi.

Termasuk menggerakkan petugas sebagai agen untuk mendampingi warga yang tidak memiliki akses. 

“Kami bersepakat agen tidak hanya pendamping dari PKH dan TKSK, namun kader Dasa Wisma hingga operator desa juga akan kami latih sebagai agen bagi warga yang tidak mendaftar mandiri. Jadi warga tidak perlu bingung mencari siapa pendamping PKH di wilayahnya, namun bisa langsung ke desa,” kata Ipuk.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved