Berita Viral

Rekam Jejak Prof Koentjoro yang Marahi Rismon Sianipar karena Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Inilah rekam jejak Profesor Koentjoro, mantan Ketua Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM).

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Kolase Kompas TV/Tribunnews
MARAH - (kanan) Ketua Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) 2018-2021, Prof Koentjoro (KIRI) tampil dalam program ROSI di KompasTV, Kamis (31/8/2025) malam. (kiri) Rismon Sianipar 

SURYA.CO.ID - Inilah rekam jejak Profesor Koentjoro, mantan Ketua Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yang memarahi Rismon Sianipar.

Momen Profesor Koentjoro memarahi Rismon terjadi ketika keduanya hadir di program Rosi Kompas TV, yang dipandu Rosiana Silalahi, Kamis (31/7/2025).

Awalnya, Koentjoro menegaskan bahwa Jokowi memang kuliah dan lulus dari UGM.

Ini berdasarkan bukti serta pengakuan dari teman maupun dosen di Fakultas Kehutanan UGM.

"Ketika saya menjabat ketua dewan guru besar, saya punya banyak sahabat guru besar. Kebetulan saa itu, saat pidato akhir tahun, Pak Jokowi hadir di sana, berpidato disitu."

"Mereka mengatakan betul (Jokowi alumnus UGM). Saksi dari dosen. Bahkan saat reuni alumni, ada adik teman mengatakan iki lho koncone Jokowi biyen," ujarnya. 

Koentjoro kemudian menyoroti jurusan teknologi kayu yang sempat diklaim pihak Rismon.

Menurut Koentjoro, pada saat itu, di Fakultas Kehutanan atau Psikologi memang tidak ada penjurusan. 

Namun, ada pemilahan dosen berdasarkan peminatannya. 

Peminatan ini kemudian sering disebut sebagai jurusan.

Disinggung tentang pihak rektorat yang tidak mau menunjukkan ijazah Jokowi saat digeruduk Rismon dkk pada 15 April 2025, Koentjoro menganggap itu adalah sikap rektorat yang menghormati hak asasi manusia.

"Bukan hanya sekedar privasi. Apa kepentingan beliau (Rismon)?" seru Koentjoro.

Baca juga: Marahi Rismon Sianipar karena Kasus Ijazah Jokowi, Prof Koentjoro Tuding Alumnus UGM Ini Bermain

Koentjoro menyangkal klaim Rismon yang melakukan itu karena cinta almamater.

"Kecintaan pada amamater terus sekarang dampaknya yang terjadi, merusak almamater atau mencintai almamater?" ujar Koentjoro dengan nada tinggi.  

"Judul dari topik ini adalah Gajah Mada yang semakin kacau dengan seperti itu," imbuhnya masih dengan nada tinggi. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved