Kuliner
Kuliner Malam di Gresik, Ada Sate Kambing Muda Legendaris Sejak Tahun 1998 di Alun-alun Sidayu
Bila berangkat dari arah exit tol Manyar belok kiri menuju arah Sidayu. nanti kanan jalan ada tulisan Alun-alun Sidayu langsung belok kanan.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Menurutnya, sate berukuran kecil ini rasanya enak dibanding sate yang lain dibanding sate biasanya.
“Rasanya enak, lembut, tidak bau kambing, dagingnya lembut tidak keras, lumayan sering. Di sini satenya kecil-kecil tidak terlalu enek kalau makan banyak,” ujar ibu satu anak ini.
Andre pedagang sate laler mengatakan, setiap hari buka, mulai setelah maghrib sampai dinihari.
Setiap harinya, satu ekor kambing ludes. Bila akhir pekan jauh lebih banyak lagi, sekitar dua ekor.
“Buka mulai maghrib sampai jam 01.00 setiap hari buka, satu ekor kadang dua ekor, harga satu porsi Rp 25 ribu seporsi, kalau sama minum Rp 30 ribu. Tahun 1998 buka di Alun-alun Sidayu,” tuturnya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Tumpeng Nasi Kebuli Kambing Hamra Cafe & Resto Surabaya, Ada Pilihan Ayam dan Kambing |
|
|---|
| UMKM Camilan Laut Asal Kenjeran Surabaya Tembus Pasar Internasional, Kini Jajaki Pasar Qatar |
|
|---|
| Kolaborasi Tiga Masakan Lokal, Kuliner Sambal Bu Rudy Kini Bisa Dinikmati di The People’s Cafe |
|
|---|
| Kedai Omahe Mbah Giyo Surabaya Sajikan Wedang, Kopi Hingga Makanan Rumahan |
|
|---|
| Omahe Mbah Giyo, Tempat Cangkruk Bernuansa Retro di Gubeng Kertajaya Surabaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Sate-yang-biasanya-disebut-sate-laler-ini-memiliki-ukuran-yang-kecil.jpg)