Berita Viral

Penampakan Rombongan Putih di Puncak Lawu, Perhutani Pastikan Bukan Aliran Sesat

Penampakan rombongan berpakaian putih di Puncak Gunung Lawu viral di media sosial. Mereka tampak mengelilingi Tugu Puncak Gunung Lawu

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Adrianus Adhi
Istimewa
RITUAL - Penampakan sekelompok orang mengenakan pakaian serba putih yang melakukan semacam ritual dengan mengelilingi Tugu Puncak Gunung Lawu via Cemorosewu Magetan. Kegiatan yang dilakukan pada Jumat (11/7/2025) siang ini viral di media sosial dan menyita perhatian pendaki Gunung Lawu. 

SURYA.co.id, Magetan - Penampakan rombongan berpakaian putih di Puncak Gunung Lawu viral di media sosial. Mereka tampak mengelilingi Tugu Puncak Gunung Lawu searah jarum jam, mengenakan pakaian layaknya jubah dan gamis putih.

Momen tersebut terjadi pada Jumat (11/7/2025), dan sontak membuat sejumlah pendaki menghentikan langkah karena menyangka sedang berlangsung ritual tertutup.

Pihak Perhutani BKPH Lawu Selatan langsung menindaklanjuti viralnya peristiwa ini dengan meminta klarifikasi kepada kelompok yang terlibat.

Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menyebutkan kelompok tersebut berasal dari Sumber Banggi, Kabupaten Purwodadi, dan kegiatan yang dilakukan tidak menyalahi aturan.

“Mereka dari kelompok Nahdlatul Ulama. Mereka melakukan kegiatan ini setiap tahun di puncak Gunung Lawu dengan maksud ziarah, untuk menghormati Sunan Gunung Lawu,” terang Mulyadi kepada wartawan SURYA.co.id, Senin (14/7/2025).

Baca juga: Sekelompok Orang Berpakaian Serba Putih Keliling Tugu Gunung Lawu Magetan, Pendaki Terpaksa Berhenti

Aktivitas Tahunan, Bukan Tindakan Menyimpang

Mulyadi menjelaskan bahwa ritual tahunan itu sudah dilakukan sebanyak 14 kali, biasanya usai tanggal 11 Suro.

Sekitar 100 orang tercatat mengikuti kegiatan tersebut melalui jalur pendakian Cemoro Sewu Magetan.

“Mereka naik hari Kamis pagi, kemudian berkemah di atas. Hari Jumat, menjelang Sholat Jumat mereka melakukan acara itu. Artinya peserta berganti pakaian di puncak Lawu itu. Pakaian putih tidak dikenakan dari bawah,” jelasnya.

Bentuk ritual yang dijalankan menurutnya tidak termasuk kegiatan menyimpang. Peserta berpakaian seperti hendak salat — jubah putih, sorban, dan mukena untuk perempuan.

“Kemudian bacaan-bacaan yang diucapkan pun itu juga tawasul, tidak keluar dari ajaran Islam menurut pengakuan dari perwakilan kelompok,” imbuh Mulyadi.

Baca juga: Ritual di Puncak Gunung Lawu Magetan Jadi Viral, Ini Respons Perhutani

Viral dan Jadi Sorotan Pendaki

Sebuah video amatir beredar luas di media sosial, memperlihatkan rombongan berpakaian putih mengelilingi Tugu Puncak Gunung Lawu. Banyak pendaki yang berhenti di tempat, memilih menunggu aktivitas tersebut selesai demi menghormati jalannya ritual.

Menurut pendaki asal Sragen, Dewa Pujangga, aksi rombongan putih itu sempat membuat suasana di puncak berbeda dari biasanya.

“Sempat dengar fenomena sekelompok orang pakai gamis putih. Memang setahu saya itu terjadi Jumat kemarin. Kalau tadi sudah tidak ada,” ujarnya kepada wartawan SURYA.co.id, Senin (14/7/2025).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved