Armuji Dilaporkan ke Polda Jatim

7 Kontroversi Jan Hwa Diana dari Laporkan Armuji, Buat Wamenaker Emosi, Rusak Mobil Berujung Bui

Ini lah sejumlah kontroversi pemilik UD Sentosa Seal, Jan Hwa Diana sebelum akhirnya ditahan penyidik Jatanras Polrestabes Surabaya. 

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Musahadah
kolase istimewa
JADI TERSANGKA - Foto Jan Hwa Diana mengenakan rompi tahanan Jatanras Polrestabes Surabaya. Owner Sentoso Seal itu diduga ditahan atas laporan pengerusakan mobil. Foto kanan: Diana saat berdebat dengan Wamenaker Immanuel Ebenezer. 

Jan Hwa Diana melaporkan Wawali Surabaya Armuji yang datang sidang ke gudangnya terkait laporan penahanan ijazah eks karyawannya. 

Diana tak terima karena sidak tersebut disiarkan melalui channel youtube Armuji.

"Saya ini salah opo (apa)? Mediasi saja enggak ada, terus fotonya orang main-main comot. Saya bingung, syok saya, apa? Apa yang terjadi gitu loh," kata Diana, dikutip SURYA.CO.ID dari Kompas.com.

Diana juga merasa ucapan Cak Ji-sapaan akrab Armuji, yang menganggapnya sebagai bandar narkoba merupakan tuduhan.

Diana menegaskan, pekerjaanya tidak berhubungan dengan tuduhan tersebut. 

"Saya dikata-katai bandar narkoba, aku ini kerja setengah mati, pagi sampai malam."

"Kok ngomongnya kayak begitu? Ini pengayom masyarakat, masa nuduh saya bandar narkoba," ujar dia. 

Akhirnya, Diana memutuskan untuk melaporkan Armuji ke Polda Jatim pada Kamis (10/4/2025) atas dugaan pencemaran nama baik, berdasarkan Undang-Undang (UU) Informasi dan Teknologi dan Transaksi (ITE).

"Saya melaporkan Pak Armuji, melanggar Pasal 27A Jo Pasal 45 ayat (4) UU ITE. Karena memasang foto saya, menggiring opini publik yang menyebabkan kerugian material dan immaterial," tutup dia.

Laporan Diana ke Armuji justru menimbulkan gejolak di Surabaya.  

Warga Surabaya marah atas ulah Diana. Barisan Pengacara Surabaya Senin (14/4/2025) ramai-ramai akan memberikan dukungan dan siap memberi bantuan hukum untuk Wawali Cak Ji. 

2. Ngeles depan Wali Kota Surabaya 

Polemik dengan Armuji semakin membuat kasus penahanan ijazah semakin mencuat. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sempat berkomunikasi dengan pengusaha pihak Jan Hwa Diana dan eks karyawannya soal penahanan ijazah tersebut. 

Namun, hasilnya berakhir tanpa kesimpulan alias dead lock. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved