Ibadah Haji 2025
Bak Sinetron Tukang Bubur Naik Haji, Pasutri Penjual Bakso Lamongan Akhiri Penantian Selama 12 Tahun
Suwito, Sumiyati, dan keluarganya akan berangkat bersama 1.816 jamaah haji lainnya asal Kabupaten Lamongan pada 19 Mei 2025.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Musim haji 1446 Hijriyah ini menjadi tahun membahagiakan bagi pasangan suami istri, Suwito (60) dan Sumiyati (59), warga Desa Kemlagigede, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Seperti impian umat Islam di dunia yang memendam niat kuat, pasutri ini akan menjadi salah satu dari ribuan calon jamaah haji (CJH) asal Lamongan yang berangkat ke Tanah Suci bulan ini.
Keduanya bukan orang mampu yang bisa sekejap membiayai ibadah haji saat menginginkannya, melainkan masih harus melalui perjuangan dengan menabung selama 12 tahun.
Suwito dan Sumiyati merupakan penjual bakso di desanya, dan selalu menyisihkan sebagian pendapatannya untuk ditabung agar bisa membiayai ibadah haji.
Seperti kisah dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji di salah satu stasiun televisi, Suwito dan Sumiyati bisa segera mewujudkan impiannya berangkat ke haromain - dua tanah suci, Makkah dan Madinah.
Suwito dan Sumiyati tercatat mendaftar untuk ibadah haji pada tahun 2013. Tahun ini menjadi momen yang sangat dinantikan, di mana ia bersama enam anggota keluarganya, termasuk ibu kandungnya, dapat berangkat ke Tanah Suci.
Memang Allah memudahkan jalan bagi hamba-Nya yang memiliki niat tulus. Suwito mengungkapkan, selama ini ia merawat orangtua yang sudah lanjut usia.
Suwito dan istrinya telah berjualan bakso sejak tahun 1995 atau selama 30 tahun. an selama berjualan, hasil keuntungan dari usaha mereka ditabung untuk menunaikan ibadah haji bersama anggota keluarga lainnya. “Tidak menyangka bisa berangkat tahun ini,” ungkap Suwito, Kamis (8/5/2025).
Ia menambahkan bahwa semua persiapan keberangkatan telah dilakukan. "Alhamdulillah hasil berjualan bakso bisa buat pergi haji sekeluarga," ujarnya.
Selama 30 tahun mengais rizki dengan menjual bakso, dinilainya penuh berkah hingga mampu mewujudkan impiannya memenuhi panggilan menjadi tamu Allah.
Suwito, Sumiyati, dan keluarganya akan berangkat bersama 1.816 jamaah haji lainnya asal Kabupaten Lamongan pada 19 Mei 2025 mendatang.
Ia berharap perjalanan mereka ke Tanah Suci dapat berjalan lancar dan menjadi haji yang mabrur. "Semoga perjalanan ke Tanah Suci lancar dan menjadi haji yang mabrur," doanya.
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur mengatakan, apa yang tergambar dari keluarga Suwito dengan Sumiyati menjadi cermin, bahwa dengan niat kuat dan bekerja istiqomah bisa mewujudkan harapan sebagai tamu Allah.
"Itu contoh yang memotivasi bagi kita umat Islam yang ingin pergi berhaji. Niat yang kuat diimbangi dengan bekerja yang halal," kata Ghofur. *****
Ibadah Haji 2025
kisah warga miskin naik haji
penjual bakso Lamongan naik haji
berhaji setelah jual bakso 12 tahun
Tukang Bubur Naik Haji
kuota 1.816 haji Lamongan
Kemenag Lamongan
Lamongan
| Ibadah Haji 2025, Ini Daftar 7 Jemaah Haji Jatim yang Belum Bisa Pulang ke Tanah Air |
|
|---|
| Ibadah Haji 2025, Kloter 97 Jadi Kloter Penutup Jemaah Haji Debarkasi Surabaya |
|
|---|
| Sukardi, Jemaah Haji Asal Kepanjen Malang yang Hilang di Mekkah Belum Ditemukan |
|
|---|
| 26 Jamaah Haji Manggarai NTT Tertahan di Surabaya 4 Hari, Kini Bisa Pulang ke Kampung Halaman |
|
|---|
| Sore Nanti, Pemulangan Terakhir Jemaah Haji Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pedagang-bakso-Lamongan-naik-haji.jpg)