Minggu, 3 Mei 2026

Haji 2025

20 Tahun Menabung, Nenek Supinah Tukang Urut di Gresik Akhirnya Berangkat Haji Tahun Ini

Menabung selama lebih dari 20 tahun untuk berangkat haji, Nenek Supinah menjadi calon jemaah haji tertua asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
TUKANG URUT NAIK HAJI - Nenek Supinah (91) menjadi calon jemaah haji tertua di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin (28/4/2025). Disebutkan, ia menabung selama lebih dari 20 tahun dari hasil jadi tukang urut anak-anak dan perempuan, untuk bisa berangkat haji. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Supinah, seorang nenek berusia 91 tahun asal Desa Wates Tanjung di Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah. 

Mbah Sup, sapaan akrabnya, menjadi calon jemaah haji (CJH) tertua asal Gresik yang berangkat tahun ini melalui program prioritas lansia Kementerian Agama (Kemenag).

Untuk bisa berangkat haji, Mbah Sup harus bekerja keras sebagai tukang urut atau pijat anak-anak dan perempuan di desanya. 

Dengan tarif jasa pijat sebesar Rp 30 ribu sekali layanan, ia menyisihkan sebagian hasil jerih payahnya setiap hari. 

Tak tanggung-tanggung, ia menabung selama lebih dari 20 tahun demi bisa mendaftarkan diri ke biro perjalanan haji.

Keseharian Mbah Sup, tampak sabar dan telaten memijat seorang anak di atas ranjang kayu sederhana di dalam rumahnya. 

Dengan penuh kasih, ia melayani pasien kecilnya, demi mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk mewujudkan impian berhaji.

Semula, keberangkatan Mbah Sup dijadwalkan pada tahun 2030. Namun berkat program prioritas lansia, ia bisa berangkat lebih cepat pada tahun 2025 ini.

"Nggeh, seneng, mpon sepuh dipanggil kalihan Gusti Allah, saget diteraken anak. Nate ditawari anak kulo umroh tapi mboten purun. Mugi-mugi budal sae mantok sae. Nabung arto saking Gusti Allah," ungkap Mbah Sup dengan wajah sumringah.

Keinginan kuat untuk berhaji tak lepas dari dukungan keluarga, terutama anak-anaknya yang selalu mendorong dan membantu mewujudkan cita-cita sang ibu. 

Ali Sodikin, menantu Mbah Sup, mengaku bangga atas ketulusan dan kerja keras ibu mertuanya tersebut.

"Ini buah dari doa, kesabaran dan kerja keras beliau," ujarnya.

Menurut Lulus, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Gresik, Mbah Sup merupakan salah seorang dari 1.975 CJH asal Gresik tahun ini. 

Ia dipastikan berangkat bersama kloter khusus prioritas lansia.

"Prioritas diberikan untuk lansia, agar mereka tetap bisa menjalankan ibadah haji dengan lebih nyaman dan aman," jelasnya. 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved