Meriah, Tradisi Udik-udikan Hingga Lebaran Ketupat di Desa Suci Kabupaten Gresik
Tradisi udik-udikan masih dilestarikan, salah satunya di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, GRESIK - Tradisi udik-udikan dan lebaran ketupat atau kupatan digelar meriah di Kabupaten Gresik, sejak Senin (7/4/2025) pagi.
Tradisi udik-udikan masih dilestarikan, salah satunya di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, tampak meriah pada Senin (7/4/2024).
Tradisi udik-udikan di Gresik menjadi salah satu warisan budaya lokal yang penuh makna, di mana warga secara bergantian menaburkan uang sebagai bentuk ungkapan syukur atas rezeki yang melimpah sepanjang tahun.
Tradisi ini dimulai usai pelaksanaan selametan, yakni tasyakuran bersama yang dilakukan sejak pukul 5 dini hari.
Masyarakat membawa ambeng atau tumpeng nasi lengkap dengan lauk pauk dan lontong ketupat untuk dibawa ke masjid terdekat. Hal ini sebagai simbol rasa syukur dan harapan baik di tahun ini.
Salah satu warga Suci, Nur Aviviyah mengatakan sejak pagi sekitar pukul 05.30 WIB, tradisi udik-udikan sudah dimulai.
Masing-masing rumah bersiap untuk menabur uang ke jalanan atau halaman rumah mereka dengan harapan bisa membawa rezeki yang melimpah dan mendapat keberkahan.
"Tradisi udik-udikan, jenis uang yang disebar beragam, mulai dari uang koin pecahan Rp 500 hingga puluhan ribu rupiah. Nilainya pun bervariasi, tergantung kemampuan warga," ungkapnya.
Dalam satu rumah, warga Desa Suci bisa merogoh kocek mulai dari Rp100 ribu hingga lebih dari Rp1 juta untuk tradisi udik-udikan.
"Kalau masyarakat umumnya satu rumah kisaran Rp100 ribu sampai Rp200 ribu. Tapi ada juga yang lebih dari Rp1 juta. Ini sudah menjadi tradisi turun temurun di Sini," terangnya.
Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun tampak antusias mengikuti momen ini. Mereka berkeliling kampung, dari utara ke selatan, mengikuti iringan suara sorak sorai dan gelak tawa yang memenuhi udara pagi.
Keseruan bertambah ketika warga mulai menyairkan lagu Suraiyo kemudian berlomba-lomba menangkap uang yang disebar.
Sementara Hari raya ketupat atau delapan hari di bulan Syawal atau sepekan setelah hari raya Idulfitri terus dilestarikan hingga saat ini.
Bahkan, tradisi warisan Sunan Kalijaga ini digelar di seluruh Indonesia, utamanya di Pulau Jawa.
Hari Raya Ketupat, atau yang dikenal dengan sebutan “Lebaran Ketupat”. Ini merupakan tradisi yang telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Jawa.
| Fraksi PKB DPRD Gresik : Kebijakan Tentang Sampah Penting untuk Selamatkan Lingkungan |
|
|---|
| KRONOLOGI Gudang Plastik di Kedamean Gresik Ludes Terbakar |
|
|---|
| KRONOLOGI Wanita di Gresik Meninggal Tercebur Sumur, Hendak ke Kamar Mandi |
|
|---|
| Satreskrim Polres Gresik Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan dan Penusukan Pegawai Koperasi |
|
|---|
| Gresik Bidik Juara Umum, MTQ XXXII Tingkat Kabupaten Digelar di Islamic Center Balongpanggang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Desa-Suci-Kecamatan-mengare-gresik.jpg)