Hikmah Ramadan 2025
Puasa Ramadhan di Indonesia, Indah dan Nikmat !
Indonesia, dengan keberagaman budaya, suku dan tradisi, menjadikan bulan Ramadhan memiliki keindahannya tersendiri.
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Cak Sur
Oleh: Dr Holis S. HI., M. HI (Nur Kholis Majid)
Sekretaris Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Ulama MUI Jawa Timur
SURYA.CO.ID - Puasa Ramadhan adalah momen istimewa yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Berpuasa di bulan Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai waktu untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah dan mempererat tali silaturahmi.
Indonesia, dengan keberagaman budaya, suku dan tradisi, menjadikan bulan Ramadhan memiliki keindahannya tersendiri.
Berpuasa di Indonesia bukan hanya tentang menjalani ibadah dengan penuh kesungguhan, tetapi juga merasakan kehangatan kebersamaan dalam berbagai tradisi yang sangat khas.
Di Indonesia, bulan Ramadhan selalu disambut dengan penuh antusiasme. Sejak awal bulan, masyarakat sudah merasakan suasana yang berbeda.
Spanduk-spanduk bertuliskan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa" mulai menghiasi jalan-jalan, masjid-masjid penuh dengan jemaah yang berdatangan untuk melaksanakan ibadah tarawih. Berbagai kegiatan keagamaan semakin ramai digelar di berbagai sudut negeri. Tentu saja, momen ini begitu dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia.
Salah satu keindahan yang bisa dirasakan saat berpuasa di Indonesia, adalah kebersamaan dalam berbuka puasa.
Tidak jarang kita melihat umat Islam berkumpul bersama keluarga atau teman untuk berbuka puasa, biasanya dimulai dengan menikmati takjil seperti kolak pisang, es buah, kurma, atau gorengan.
Di beberapa daerah, tradisi ini bisa lebih meriah dengan sajian makanan khas setempat, seperti nasi uduk di Jakarta, ketupat sayur di Sumatera, atau soto betawi yang hangat.
Bahkan, di beberapa tempat, ada bazar khusus yang menyediakan berbagai makanan khas Ramadhan seperti kurma, kue-kue tradisional hingga hidangan berat yang siap disantap setelah seharian berpuasa.
Kegiatan berbuka ini, seringkali diwarnai dengan rasa syukur dan kebahagiaan, karena puasa tidak hanya tentang menahan diri, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dengan orang lain.
Tak hanya itu, kegiatan sahur pun memiliki suasana yang khas di Indonesia.
Sahur di Indonesia sering kali menjadi ajang kebersamaan dengan keluarga. Banyak keluarga yang memanfaatkan waktu sahur untuk berkumpul bersama, berbicara tentang aktivitas sehari-hari atau sekadar menikmati hidangan sederhana seperti nasi goreng, bubur ayam, atau bahkan lontong sayur.
Sebagian daerah, bahkan mengadakan tradisi sahur on the road, yaitu kelompok orang yang keliling kampung sambil membangunkan warga untuk sahur.
| Renungan Spiritual dan Sosial di Penghujung Ramadhan : Sudahkah Kita Menjadi Pribadi yang Fitri ? |
|
|---|
| Merawat Kemabruran Puasa - Dari Salam, Islam dan ke Istislam |
|
|---|
| Merawat Kemabruran Puasa - Dari Sufi Palsu ke Sufi Sejati |
|
|---|
| Kebutuhan Ramadhan Meningkat, Pinjol Solusinya? |
|
|---|
| Merawat Kemabruran Puasa - Dari Ta'abbud ke Isti'anah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Dr-Holis-2832025.jpg)