Korupsi di Pertamina

Kekayaan Nicke Widyawati Eks Dirut Pertamina yang Diperiksa KPK, Berpeluang Dipanggil Kejagung

Nicke Widyawati diperiksa KPK terkait kasus jual beli gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan PT Inti Alasindo Energi (IAE) pada Senin (17/3/2025).

Editor: Musahadah
Dok Pertamina
DIPERIKSA KPK - Nicke Widyawati, Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus jual beli gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan PT Inti Alasindo Energi (IAE) pada Senin (17/3/2025). Berikut ini kekayaannya. 

Harli menegaskan pemanggilan saksi-saksi itu mengikuti kebutuhan penyidik dalam mengungkap perkara, yakni mana yang perlu diutamakan untuk membuat terang kasus ini. 

“Nanti kita lihat apakah penyidik sudah merencanakannya (pemanggilan Nicke) karena ini kan terkait dengan kebutuhan penyidikan dan terkait dengan perbuatan para tersangka."

"Tentu, pihak-pihak mana yang lebih diutamakan dulu untuk membuat terang perkara ini, tentu itu yang akan didahulukan,” ujar Harli.

Siapakah Nicke Widyawati?

Dirut Pertamina Nicke Widyawati
Dirut Pertamina Nicke Widyawati (kompas.com)

Nicke Widyawati dikenal sebagai seorang pengusaha Indonesia yang lahir pada 25 Desember 1967.

Menempuh pendidikan sarjana di Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1991, Nicke kemudian melanjutkan magister di bidang Hukum Bisnis di Universitas Padjadjaran pada 2009.

Dia mulai menjabat sebagai Dirut Pertamina sejak 30 Agustus 2018, setelah sebelumnya menjadi Pj Direktur Utama menggantikan Elia Massa Manik.

Pada 3 Oktober 2022, Nicke kembali dipercaya sebagai Dirut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina.

Dengan demikian, wanita ini otomatis mengemban dua kali periode sebagai bos Pertamina.

Dilansir dari Kompas.com (3/10/2022), alasan pengangkatan kembali Nicke menjadi orang nomor satu di Pertamina lantaran dinilai mampu mengantarkan perusahaan bertransformasi.

Bukan hanya itu, sosoknya juga dinilai mampu membawa Pertamina meraih kinerja terbaik sepanjang periode pertama kepemimpinannya, yakni April 2018 hingga September 2022.

Nicke Widyawati pun turut mampu mengkonsolidasikan kekuatan perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Selain itu, menjalankan transisi energi dalam kondisi yang penuh tantangan berkat adanya pandemi Covid-19, konflik geopolitik, dan climate change.

Nicke Widyawati tercatat pernah melaporkan harta kekayaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dikutip dari laman LHKPN KPK, Minggu (5/3/2023), Nicke mencatatkan harta kekayaan bersih senilai Rp 75 miliar pada 29 Maret 2022.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved