Banyak di antara kita belum cerdas mencari penyelamatan diri dari objek yang ditakuti. Jika ingin selamat dari siksa neraka, maka seharusnya kita menjauhi hal-hal yang dilarang oleh agama, seperti perzinahan, pembunuhan, korupsi dan penzaliman.
Dengan demikian, kita akan selamat dari siksa neraka. Sebaliknya jika kita mendambakan surga, maka kita harus mendekati sedekat-dekatnya Allah SWT sebagai objek yang ditakuti.
Idealnya, kita di dalam mengabdikan diri kepada Allah SWT betul-betul tanpa pamrih. Tidak berharap surga atau berlindung kepada-Nya agar tidak masuk neraka, tetapi semata-mata kita lakukan pengabdian karena Allah SWT, sebagaimana di dalam ikrar kita: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya karena Allah SWT”. (*)