Berita Viral

Senasib dengan Wamenaker, Raffi Ahmad Malah Banjir Kritik Gegara Responnya Soal KaburAjaDulu

Maraknya hashtag KaburAjaDulu turut menuai reaksi dari Raffi Ahmad. Malah banjir kritikan. Senasib dengan Wamenaker Immanuel Ebenezer.

Wartakota/Arie Puji
RAFFI TANGGAPI KABURAJADULU - Raffi Ahmad ketika ditemui di kantor Rans, di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Kamis (1/2/2024) malam. Raffi banjir kritikan usai menanggapi hashtag KaburAjaDulu. 

SURYA.co.id - Maraknya hashtag KaburAjaDulu turut menuai reaksi dari Raffi Ahmad.

Senasib dengan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Raffi justru banjir kritik gara-gara komentarnya.

Diketahui, Viralnya tagar ini imbas dari kekecewaan rakyat kepada pemerintah karena aturan-aturan yang dianggap kurang tepat hingga warga merasa sulit menjalani hidup hingga mencari pekerjaan.

Salah satunya Gen Z yang ramai membuat konten video saat mereka berada di bandara dan menyematkan keterangan dengan hashtag #KaburAjaDulu.

Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni pun turut memberikan pendapatnya tentang hal tersebut.

Suami Nagita Slavina ini membuat slogan baru dan mengajak warganet untuk mengubah sudut pandang tentang tagar #KaburAjaDulu.

Baca juga: Sosok Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Dikritik Habis-habisan Mahfud MD Soal Tagar KaburAjaDulu

"Dengan hashtag tadinya #KaburAjaDulu ini kita harus membuatnya menjadi vibes yang lebih positif," jelas Raffi Ahmad, melansir dari instagram @ARSIPAJA, Jumat (21/2).

Lebih lanjut, ayah dua anak ini mengatakan mereka yang berniat pergi ke luar negeri harus sukses di rantau dan kembali ke Tanah Air menjadi seseorang yang lebih baik.

Ia pun membuat slogan tandingan baru yang bernada lebih positif.

"Kita nanti akan menyuarakan hashtag yang lebih baik yaitu pergi migran, pulang jadi juragan. Nah itu kan vibesnya lebih positif," ujarnya.

Raffi Ahmad mengaku ingin mengedukasi masyarakat agar tak asal kabur dengan mencari kerja di luar negeri.

Ia ingin para warga Tanah Air yang ingin mencari peruntungan ke luar negeri mendaftarkan diri sebagai pekerja resmi dan memiliki tujuan yang jelas.

"Karena edukasi, edukasi terutama sosialiasi-sosialisasi ke seluruh masyarakat yang ingin bekerja di luar itu harus tahu tata cara yang baiknya," paparnya.

Sayangnya, warganet justru mengkritik pendapat Raffi Ahmad. Sebagai Utusan Khusus Presiden, pria berusia 36 tahun ini dinilai tak memberikan solusi.

Senasib dengan Wamenaker

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved