Berita Viral
Kisah Pilu Pengemis di Kediri yang Kepergok Bawa Uang Rp 40 Juta, Ketakutan saat Diantar ke Keluarga
Seorang pengemis di Kediri, Jawa Timur, menyita perhatian karena kepergok membawa uang tunai sebesar Rp 40 juta dalam ransel.
Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Seorang pengemis di Kediri, Jawa Timur, menyita perhatian karena kepergok membawa uang tunai sebesar Rp 40 juta dalam ransel.
Mulai dari uang koin hingga lembaran kertas nominal Rp 2000 hingga Rp 100.000.
Temuan itu diketahui setelah pengemis berinisial AR (70), diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri.
“Kita memang tidak sempat menghitungnya. Tapi berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, total jumlahnya Rp 40 juta,” ujar Agus, dikutip SURYA.CO.ID dari Kompas.com.
Laporan Warga
Keberadaan AR diketahui dari laporan warga.
AR ditangkap modusnya meminta-minta dengan cara paksa di simpang empat lampu merah Jalan Kawi Kota Kediri, Rabu (12/2/2025).
“Pas meminta-minta itu caranya dengan menggedor-gedor pintu maupun kaca mobil pengguna jalan,” ujar Agus Dwi Ratmoko.
Dari aduan warga itulah, petugas Satpol PP mengecek lokasi dan mendapati AR tengah meminta-meminta alias mengemis.
Kemudian petugas Satpol PP pun mengamankan AR dan membawanya ke markas Satpol PP untuk diberikan pemintaan.
Sudah Lama Mengemis
Seperti pengemis lainnya, AR mengenakan pakaian kumal untuk bekerja sebagai pengemis.
Biasanya AR beraksi meminta-minta di simpang empat lampu merah Jalan Kawi Kota Kediri.
Dari hasil mengemis, ternyata AR sudah mengumpulkan pundi-pundi rupiah hingga senilai Rp 40 juta.
Dengan penghasilan tersebut, ternyata AR memiliki rumah di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.
Ia juga memiliki keluarga.
Baca juga: Duduk Perkara Hanifah Siswi SMAN 7 Cirebon Bongkar Pemotongan PIP hingga 5 Guru Diperiksa Kejaksaan
Meski begitu, ternyata AR masih belum menikah.
Hal itu diungkap Kepala Seksi Ketertiban Ketentraman Umum (Kasi Trantibum) Satpol PP Kota Kediri, Agus Dwi Ratmoko, saat AR diperiksa.
Takut Diantar ke Keluarga
Saat hendak diantar pulang, AR bak ketakutan, mengaku takut uangnya diambil keluarganya.
“Tapi saat mau kita antarkan pulang, dia menolaknya dengan alasan takut uangnya nanti diambil keluarganya,” ujar Agus.
Karena ketakutannya itu, Satpol PP Kota Kediri pun sempat memberikan saran.
Pihak Satpol PP pun menyarankan dan menawarkan untuk mengantarkan AR ke bank, guna membuka rekening bank sebagai tempat penyimpanan uang tersebut.
Satpol PP berharap disimpannya uang tersebut di bank, akan lebih terjamin keamanan uang tersebut maupun keselamatan diri AR.
Baca juga: Tak Gentar Diintimidasi usai Lapor Pemotongan PIP, Hanifah Siswi SMAN 7 Cirebon Tegas: Harus Dilawan
Bahkan Satpol PP sempat merayu AR untuk menyimpan puluhan jutanya ke bank karena jika terus disimpan di tas rawan dimakan rayap.
Selain itu, jika disimpan di bank uang itu nantinya bisa dipergunakan sebagai modal usaha supaya tidak lagi turun ke jalan untuk mengemis.
Namun, AR ternyata menolak saran dari Satpol PP itu dengan berbagai alasan.
“Tapi yang bersangkutan tetap menolaknya dengan sejumlah alasan,” ujar Kasi Trantibum Satpol PP Kota Kediri tersebut.
Lebih lanjut, karena tidak adanya titik temu itu, pihak Satpol PP Kota Kediri menyerahkan AR kepada pihak kelurahan tempat domisilinya untuk pembinaan lanjutan.
“Kita serahkan kepada kelurahan untuk melakukan pengawasan lebih lanjut,” ujar Agus.
Setelah dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya tersebut, AR kemudian dikembalikan kepada keluarganya.
Uang Hasil Sebulan Mengemis
Kepada petugas Satpol PP, AR akhirnya menceritakan kisah perjuangan mengumpulkan uangnya itu.
AR mengaku uang Rp 40 juta-nya itu didapat dari hasil jerih payahnya selama menjalankan pekerjannya sebagai pengemis.
Dalam video dokumentasi Satpol PP Kota Kediri, AR menceritakan uang pecahan yang didapatnya itu dari sebulan menjadi pengemis.
“Ini berapa minggu? (penghasilan segini),” tanya petugas Satpol PP.
Kemudian AR mengaku tumpukan uang pecahan yang diperlihatkan di atas meja tersebut didapatnya dalam sebulan.
Karena hal itu ia pun disebut-sebut sebagai pengemis kaya.
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung
Gelagat Bupati Pati Sudewo Setelah Diperiksa KPK, Masih Ngotot Tak Mau Mundur: Saya Akan Amanah |
![]() |
---|
Siasat Eras, Penculik Bos Bank Plat Merah Hindari Hukuman Berat, Ajukan Justice Collaborator ke LPSK |
![]() |
---|
Ini Dalang Besar Penculikan Bos Bank Plat Merah Menurut Susno Duadji, Cuma Satu, Eksekusinya Ceroboh |
![]() |
---|
Mahfud MD Kritik KPK, Sebut Penangkapan Immanuel Ebenezer Bukan OTT, Ada Indikasi Pencucian Uang |
![]() |
---|
Sebelum Ceraikan Azizah Salsha, Pratama Arhan Pernah Dapat Pesan Andre Rosiade Soal Komitmen |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.