Rabu, 3 Juni 2026

5000 Orang Jalan Kaki 10 Ribu Langkah di Event Kampanye Tulang Kuat Anlene di Surabaya

Kampanye Anlene '10.000 Langkah Menuju Tulang Kuat' hadir di Surabaya dengan 5000 peserta.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
Anlene
KAMPANYE TULANG SEHAT - Anlene menggelar kampanye '10.000 Langkah Menuju Tulang Kuat' di Surabaya, dengan 5.000 peserta yang berkumpul di Parkir Timur Plaza Surabaya. Kegiatan diisi dengan pemeriksaan bone scan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan osteoporosis. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Melanjutkan momentum dari rangkaian acara di Jakarta awal bulan ini, kampanye Anlene '10.000 Langkah Menuju Tulang Kuat' hadir di Surabaya.

Dengan 5000 peserta yang berkumpul di Parkir Timur Plaza Surabaya, acara akhir pekan lalu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan osteoporosis.

"Sebagai pioner kesehatan tulang, Anlene menyediakan pemindaian tulang gratis di seluruh Indonesia dengan target lebih dari 500.000 pemindaian di tahun ini, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini dan hidup sehat," kata Yauwanan Wigneswaran, President Director Fonterra Brands Indonesia, dalam rilisnya Rabu (29/1/2025).

Di Surabaya, hasil bone scan yang dilakukan antara Mei hingga Desember 2024 menunjukkan bahwa dari 31.575 orang yang diperiksa, lebih dari 50 persen memiliki risiko sedang hingga tinggi terhadap osteoporosis.

Yang lebih mengkhawatirkan, kasus osteopenia ditemukan pada peserta yang usianya baru 20 tahun, membuktikan bahwa pencegahan penting dilakukan tanpa memandang usia.

Osteoporosis adalah kondisi penurunan kepadatan massa tulang yang dapat menyebabkan tulang rapuh, keropos, dan mudah patah.

Faktor penyebabnya beragam, mulai dari riwayat keluarga, kurangnya aktivitas fisik, usia di atas 30 tahun, kekurangan kalsium dan vitamin D, rendahnya kadar hormon estrogen pada wanita dan testosteron pada pria, hingga riwayat patah tulang.

Menurut data, 2 dari 5 penduduk Indonesia berisiko mengalami osteoporosis, sehingga tindakan preventif sangat dibutuhkan.

Dari hasil pemindaian tulang di Surabaya, hanya 16 persen masyarakat yang mengonsumsi susu tinggi kalsium, dan sekitar 50 persen mengaku kurang aktif berolahraga.

Wakil Ketua Perosi Surabaya, dr Nuniek Nugraheni Sulistiawaty SpKFR-GERIATRI(K), menjelaskan osteoporosis sering disebut sebagai 'silent disease' karena tidak menunjukkan gejala hingga tulang sudah mengalami kerusakan.

"Pencegahan sejak dini sangat penting, salah satunya melalui aktivitas sederhana seperti berjalan kaki 10.000 langkah setiap hari, yang dapat membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis," kata dr Nuniek.

Dengan fakta bahwa 2 dari 5 penduduk Indonesia berisiko mengalami osteoporosis, kondisi ini tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik tetapi juga kualitas hidup secara keseluruhan.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan tulang sejak dini menjadi kunci untuk tetap aktif dan menikmati hidup.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina SKM MKes, yang diwakili oleh perwakilan Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Surabaya, Mohammad Yanuar Afandi SKM, juga mendukung penuh kegiatan ini.

Yanuar mengatakan populasi lansia di Surabaya terus berkembang mencapai 351.957 orang pada tahun lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved