Berita Viral

Jadi Penyebab Alvin Lim Meninggal Dunia, Ternyata Begini Gaya Hidupnya yang Bikin Kena Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal yang jadi penyebab kematian pengacara kondang Alvin Lim kini tengah jadi sorotan publik. Ternyata ini pemicunya.

kolase Tribun Medan
kolase foto Alvin Lim. Jadi Penyebab Alvin Lim Meninggal Dunia, Ternyata Begini Gaya Hidupnya yang Bikin Kena Gagal Ginjal. 

SURYA.co.id - Penyakit gagal ginjal yang jadi penyebab kematian pengacara kondang Alvin Lim kini tengah jadi sorotan publik.

Pasalnya, jauh sebelum Alvin Lim meninggal dunia, ia pernah mengungkap faktor yang membuatnya terkena gagal ginjal.

Yakni salah satunya adalah gaya hidupnya yang tak sehat.

Alvin Lim sempat menceritakan soal kesehatannya di kanal YouTube Refly Harun beberapa bulan yang lalu. 

Alvin Lim mengatakan bahwa penyakit gagal ginjal yang diidapnya berawal dari hipertensi dan juga gaya hidup yang tidak sehat.

Baca juga: Sosok Kate Victoria Lim Anak Alvin Lim yang Siap Lanjutkan Jejak Mendiang Sang Ayah di Dunia Hukum

“Kalau ginjal itu kan ada penyebabnya, penyebabnya hipertensi diabet dari awal,” kata Alvin Lim.

Profesi Alvin Lim sebagai pengacara memiliki risiko besar hingga menyebabkan stres yang menyebabkan tensinya menjadi sangat tinggi.

“Awalnya dari hipertensi, jadi karena kerjaan dan stres. Kita jadi lawyer kan ketemu sana, ya kita tahu lah sistem Indonesia kadang kalau nggak marah tuh orang nganggap kita remeh gitu kan,” kata Alvin Lim.

“Karena emosi terus tensi saya tuh sampai 280/190. 190 aja udah masuk UGD pak biasanya, saya 280 pak,” ucapnya melanjutkan.

Selain faktor pekerjaan yang membuat stres, gaya hidup juga disebut Alvin sebagai penyebab utama lain yang membuat kesehatannya semakin terganggu.

Saat bekerja di Amerika, Alvin mengaku tidak menjaga pola makan. Dia sering makan junk food hingga minuman bersoda.

Baca juga: Sosok Pratiwi Noviyanthi yang Ikut Berduka Alvin Lim Meninggal Meski Dulu Berseteru Soal Uang Donasi

“Dari kerjaan dan pola hidup. Jadi kan saya udah ada uang, dulu juga nggak ada orang tua, nggak ada siapa yang nasihatin saya jadi apa aja saya makan udah kayak vacum cleaner,” kata Alvin Lim

“Jadi saya mau makan apa hari ini? oh steak pagi, saya ajak klien makan steak nanti geseknya pakai kartu, bank saya yang bayar. Minum Coca-Cola terus,” tandasnya.

Bisa membeli semua yang diinginkan dengan fasilitas kantor membuat Alvin Lim kalap sehingga gaya hidup dan pola makannya tidak terkontrol.

“Kan saya kerja di sana (Amerika), jabatan tinggi jadi dapat expense card, dapat bank card,” kata pengacara yang berseteru dengan Hotman Paris itu.

Karena bertahun-tahun tinggal di Amerika dengan pola hidup tak sehat itu membuat kesehatan pengacara tersebut bermasalah.

Hingga saat pulang ke Indonesia, dia didiagnosis mengidap gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah rutin.

“Rusaknya dari Amerika sekian lama, sampai Indonesia baru bruuuk!” tandas Alvin Lim.

Baca juga: Kekayaan Alvin Lim Pengacara yang Meninggal Dunia, Pernah Pamer Saldo Rekening Rp 1,5 Miliar

Diketahui, Alvin Lim sempat terkulai lemas di tempat tidur saat dibangunkan istrinya.

Humas sekaligus orang terdekat Alvin Lim, Putra Hendra Giri harusnya almarhum meresmikan kantor baru di Surabaya, Jawa Timur pada Senin (6/1/2025) besok.

Namun, kesehatan Alvin Lim menurun sebelum berangkat ke Surabaya dari Jakarta pada Minggu pagi ini.

“Pagi tadi, rencananya Koh Alvin berangkat dengan pesawat pukul 8.45 WIB dari Jakarta ke Surabaya. Tapi, waktu dibangunkan istrinya, dia masih lemas di tempat tidur,” ucapnya, melansir dari Tribunnews.

Setelah berdiskusi dengan keluarga, termasuk istrinya dan rekannya, akhirnya keberangkatan Alvin Lim ke Surabaya pun ditunda.

“Ya sudah, kita reschedule saja pesawatnya ke sore pukul 18.00 WIB,’ begitu katanya,” ucap Putra.

Namun, sayangnya, Alvin Lim dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.00 WIB siang.

Berdasarkan kabar, Alvin Lim meninggal dunia setelah menjalani cuci darah di rumah sakit Tangerang, Banten.

Memang selama ini Alvin Lim memiliki riwayat penyakit gagal ginjal dan rutin menjalani cuci darah.

Kabar duka tersebut pun dibenarkan rekan satu profesinya, Farhat Abbas.

Dia membenarkan Alvin Lim meninggal dunia sambil mengirimkan emoji sedih.

"Benar (Alvin Lim) meninggal dunia," kata Farhat Abbas saat dihubungi, Minggu.

Kabar tersebut juga dibenarkan pengusaha asal Semarang, Henry Kurnia Adhi atau yang lebih dikenal dengan nama Jhon LBF.

Dalam postingan di akun Instagram @johnlbf, dia mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Alvin Lim.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Berita duka telah berpulang bapak pengacara Alvin Lim hari ini Minggu 5 Januari 2025. Berita yang saya dapat beliau meninggal pukul 12.00 WIB," tulis John.

Dia pun turut mendoakan Alvin Lim dalam postingannya tersebut dan bersaksi jika Alvin Lim orang baik.

Baca juga: Rekam Jejak Alvin Lim Pengacara yang Meninggal Dunia Jelang Resmikan Kantor di Surabaya

"Saya mengirimkan doa terbaik untuk almarhum bapak Alvin Lim, Insya Allah diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni dosa-dosanya, diterima amal baiknya dan semoga keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan serta kesabaran," lanjutnya.

Semasa hidup Alvim Lim dikenal sebagai pengacara yang berani mengungkapkan kasus-kasus sensitif yang sering menjadi sorotan publik.

Rekam Jejak Alvin Lim

Melansir dari Tribunnewswiki, Alvin Lim adalah advokat atau pengacara yang sudah malang melintang di dunia hukum dan juga di dalam bidang perbankan dan bisnis.

Alvin Lim tercatat sebagai pendiri LQ Indonesia Law Firm, sebuah kantor hukum yang berbasis di Tangerang.

Kantor hukum perusahaan hukum LQ Indonesia Lawfirm itu sudah ada di empat kota, yakni di Tangerang, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Surabaya.

Pengacara Alvin Lim. Sosoknya Beber Kejanggalan Baru Kasus Vina Cirebon Usai Iptu Rudiana Diperiksa.
Pengacara Alvin Lim. Sosoknya Beber Kejanggalan Baru Kasus Vina Cirebon Usai Iptu Rudiana Diperiksa. (youtube)

Ia beserta timnya juga telah menangani sejumlah kasus besar, salah satunya adalah penolakan klaim oleh Allianz terhadap salah satu kliennya pada tahun 2017.

Alvin Lim cukup memiliki gelar yang mentereng selama ia mengenyam pendidikan.

Ia tercatat sebagai lulusan pendidikan hukum tingkat sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Gunung Jati, Tangerang.

Alvin juga berhasil lulus dari Colorado Graduate School of Banking: Graduate Degree in Banking, Florida State University, Certified in Financial Planning, University of California Berkeley, dan Undergraduate in Economics; Santa Barbara City College, GPA: 4.0 Economics.

Advokat senior ini memiliki nama lengkap Alvin Lim, S.H., MSc, CFP.

Karier Alvin sebagai pengacara sudah cukup panjang.

Namun, sebelum menjadi pengacara, dia memulai kariernya dengan menjadi bankir di Wells Fargo Bank & Co., Amerika Serikat pada tahun 1997 hingga 1999.

Di sana, ia berhasil mencapai posisi paling senior pada management relationship yang langsung bertanggung jawab kepada Market President Wells Fargo Bank.

Pada tahun 2002 hingga 2005, Alvin juga sempat menjadi Vice President di US Bank, Concord, Amerika Serikat.

Ia juga pernah menjadi Presiden Direktur PT. Power Center Indonesia, Jakarta Selatan pada tahun 2006-2009.

Mulai tahun 2015, Alvin Lim kemudian menjabat Chairman of the Board, PT Financial Quotient Indonesia dan Founder LQ Indonesia Law Firm – Quotient Group.

LQ Indonesia Law Firm sendiri pernah menangani kasus di antaranya penolakan klaim oleh Allianz terhadap salah satu kliennya pada 2017 dan kasus dugaan investasi bodong Koperasi Millenium Dinamika Investama.

Pada akhir Agustus 2022, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis 4,5 tahun penjara terhadap Alvin Lim dalam kasus penipuan.

Kala itu, Alvin Lim terjerat kasus pemalsuan surat.

Ia dinyatakan terbukti bersalah oleh hakim melakukan tindak pidana pemalsuan surat secara berlanjut.

Dia dinyatakan melanggar Pasal 263 ayat 2 juncto Pasal 55 ayat 1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Tak berhenti di situ, Alvin Lim juga pernah dilaporkan oleh Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) ke Polda Metro Jaya pada 20 Septetmber 2022.

Dia dilaporkan oleh Persaja kepada polisi karena menyebut Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai sarang mafia di dalam sebuah video.

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved