Tak Ada Bahaya BPA, Pemerintah Dan Pakar Ungkap Terkait Konsumsi Air dari Galon Polikarbonat

Meminum air dari galon dimaksud tidak akan berdampak pada kesehatan masyarakat karena kemasan pangan tersebut sudah mendapatkan sertifikasi.

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
shutterstock
ilustrasi galon guna ulang 

Dia mengatakan, semua industri AMDK juga diwajibkan melakukan pengujian produk ke Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) di laboratorium uji.

“Jadi pengendalian air baku juga sudah diatur oleh kemenperin. Air baku mutu ini juga sudah terjamin secara kualitas dan undang-undang,” kata Okky.

Jaminan keamanan serupa juga diutarakan melalui hasil riset yang dilakukan Universitas Islam Makassar (UIM).

Lembaga civitas akademika itu melakukan penelitian untuk membuktikan kebenaran migrasi BPA dari galon polikarbonat ke dalam air.

Ketua Program Studi Kimia UIM sekaligus anggota peneliti, Endah Dwijayanti mengungkapkan bahwa tidak ada migrasi BPA yang terjadi dari galon polikarbonat ke dalam air minum.

Penelitian ini membantah dugaan migrasi BPA yang dihembuskan oleh oknum tertentu.

Dia menjelaskan, penelitian dilakukan di lima kota di Makassar dengan memilih secara acak galon polikarbonat yang sering jumpai di publik.

Penelitian dilakukan terhadap galon yang terjemur di matahari langsung dan yang disimpan di gudang.

Endah menjelaskan bahwa riset tidak mendapat adanya struktur molekul BPA di dalam air galon polikarbonat.

Artinya, tidak ada migrasi BPA dari kemasan galon polikarbonat ke dalam air minum.

“Strukturnya saja nggak kebaca apalagi zat nya itu tidak ditemukan dari kedua galon yang dijemur atau tidak,” kata Endah.

Anggota Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) Hermawan Seftiono menjelaskan, galon dan BPA merupakan dua produk yang berbeda.

Dia menjelaskan, BPA merupakan senyawa pembentuk galon polikarbonat.

Menurutnya BPA memang zat berbahaya apabila berdiri sendiri.

Namun, sambung dia, reaksi polimerisasi antara BPA dengan fosgen (karbonil diklorida) menjadi senyawa polikarbonat menghilangkan bahaya yang dimiliki BPA.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved