Berita Gresik

Investasi Rp 856 Miliar, PT PON di Gresik Targetkan Kuasai Ekspor NPG Asia Tenggara

Pembangunan pabrik NPG akan memakan waktu sekitar 2  tahun dan ditargetkan beroperasi pada bulan April 2026.   

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochammad sugiyono (sugiyono)
Seremoni groundbreaking proyek pembangunan pabrik Neo Pentyl Glycol (NPG) kapasitas 30.000 Ton Per Annum (TPA) PT PON, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Rabu (4/12/2024). 

SURYA.CO.ID, GRESIK –  PT Petro Oxo Nusantara (PON) melakukan groundbreaking proyek pembangunan pabrik Neo Pentyl Glycol (NPG) dengan kapasitas 30.000 Ton Per Annum (TPA). 

Dengan total investasi Rp 856 miliar, produksi PON itu diharapkan bisa menguasai pasar ekspor NPG ke China, India dan Asia Tenggara. 

Presiden Direktur PT Petro Oxo Nusantara, Jaya Martapa mengatakan, proyek NPG adalah senyawa kimia organik yang dihasilkan melalui proses kondensasi aldol formaldehyde dan isobutyraldehyde. 

Pihaknya yakin, pabrik ini akan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung hilirisasi industri petrokimia nasional dan akan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi warga lokal. 

“Total nilai investasi Rp 856 miliar, pabrik NPG berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektare, dengan teknologi yang ramah lingkungan. Kami menghadirkan standar baru dalam produk petrokimia berkualitas tinggi. Serta 80 persen dari total produksi NPG kami akan diekspor ke pasar global, dengan tujuan pasar utama China, India dan Asia Tenggara,” kata Jaya.

Lebih lanjut Jaya menambahkan, pembangunan pabrik NPG merupakan langkah strategis terhadap hilirisasi industri petrokimia nasional. Sehingga akan menjadi pabrik NPG pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. 

“Sejak berdiri pada tahun 1998, Petro Oxo Nusantara terus berkembang sebagai industri 2-EH terhandal di Indonesia dan Asia Tenggara,” katanya. 

Pembangunan pabrik NPG akan memakan waktu sekitar 2  tahun dan ditargetkan beroperasi pada bulan April 2026.   

“Pabrik NPG milik PT Petro Oxo Nusantara akan menjadi yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Ini tonggak penting dalam upaya perusahaan untuk meningkatkan daya saing industri petrokimia nasional di tingkat global. Dengan teknologi yang ramah lingkungan, PT Petro Oxo Nusantara menghadirkan standar baru dalam produksi produk petrokimia berkualitas tinggi,” katanya. ****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved