Berita Viral

Sunhaji Penjual Es Teh Berangkat Umroh Hadiah dari Gus Miftah, Pamit Sambil Menangis Berpelukan

Video momen Sunhaji penjual es teh berangkat umrah hadiah dari Gus Miftah viral di media sosial. 

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Kolase Instagram
Penjual es teh Sunhaji (kiri) memeluk Gus Miftah (kanan) saat pamit berangkat umrah. 

SURYA.CO.ID - Video momen Sunhaji penjual es teh berangkat umrah hadiah dari Gus Miftah viral di media sosial. 

Terlihat dalam video itu, Sunhaji dan Gus Miftah saling berpelukan dan menangis haru. 

Seperti diketahui, penjual es teh Sunhaji mendapat hadiah umrah setelah videonya dihina Gus Miftah jadi kontroversi. 

Setelah meminta maaf pada Sunhaji, Gus Miftah menghadiahinya umrah bersama istri, dua anak dan ibu mertuanya. 

Keberangkatan Sunhaji sekeluarga ke Tanah Suci terekam dalam video unggahan Imam Jazuli di akun Instagram pribadinya. 

Pada unggahan itu, terlihat Sunhaji dan keluarganya berpamitan dengan Gus Miftah

Penjual es teh berusia 48 tahun itu memeluk erat Gus Miftah sambil meminta maaf. 

"Maafin saya pak, aku minta doanya pak semoga selamat sampai tujuan," ujar Sunhaji.  

Gus Miftah pun ikut menangis sambil memeluk erat Sunhaji

"Hari ini pak Sunhaji sekeluarga diberangkatkan umrah sama Gus Miftah. Alhamdulillah berkah selalu. Hatimu luar biasa Gus," ujar Imam Juzali dalam unggahan tersebut. 

Dalam keterangan videonya, Imam Juzali juga mengucap kalimat sarkas yaitu mempersilahkan netizen untuk menghujat mantan Utusan Khusus Presiden jika merasa tidak puasa. 

"Para penghujat yang belum move on teruskah hujatan kalian hingga betul-betul puas sampai nafsumu usai," tulisnya.

Video Imam Jazuli Di Sini

Gus Miftah Hina Penjual Es Teh di Pengajian

Sebelumnya beredar video merekam momen Gus Miftah menghina penjual es teh di hadapan banyak orang.

Dalam video, Gus Miftah awalnya bertanya lalu melontarkan hinaan.

"Es tehmu jik okeh ra? Masih, yo kono didol. *** (Es teh kamu masih banyak atau tidak? Masih, ya sana dijual. Selanjutnya disensor)," ucap Gus Miftah dari atas panggung. Sontak para jemaah tertawa. 

"Dol'en ndisik ngko lak rung payu, wis, takdir (kamu jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir)," sambung Gus Miftah.

Gus Miftah Minta Maaf

Gus Miftah meminta maaf pada penjual es teh soal perkataannya. Ia mengaku kata-kata tersebut hanya sebagai candaan. 

Utusan khusus Presiden Prabowo bidang Kerukunan Agama itu juga meminta maaf pada masyarakat soal perkataannya yang menghina penjual es teh

Aksi Gus Miftah yang menghina penjual es teh saat menghadiri sebuah pengajian, terekam dalam sebuah video hingga viral di media sosial. 

Bahkan nama Gus Miftah menjadi trending topic seharian di aplikasi X dulunya Twitter. 

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya, Miftah Maulana Habibur Rahman menanggapi yang viral hari ini. Yang pertama, dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kekhilafan saya," kata Gus Miftah dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (2/12/2024). 

Gus Miftah mengaku, apa yang dikatakannya pada penjual es teh murni sebuah candaan dan tidak ada maksud lain. 

Pasalnya, Gus Miftah kerap bercanda kepada siapa saja, termasuk penjual keliling. 

"Saya memang sering bercanda dengan siapapun. Maka untuk itu, atas candaan kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung. Dan mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya," ucapnya. 

Gus Miftah juga meminta maaf kepada mssyarakat yang ikut terganggu dengan candaannya tersebut. 

"Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduan ini, yang merasa terganggu dengan candaan saya yang dinilai oleh masyarakat mungkin berlebihan," jelasnya. 

Gus Miftah pun mengakui bahwa candaanya salah dan akan berhati-hati dalam berbicara. 

"Untuk itu, saya minta maaf Ini juga merupakan introspeksi bagi saya untuk lebih berhati-hati berbicara di depan pabrik dan masyarakat," ujar Gus Miftah.

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved