Berita Surabaya
Komunitas Guru Satkaara Berbagi Bekali Cara Menjaga Kesehatan Mental bagi Guru
Kesehatan mental guru sangatlah penting dalam mendukung mereka berkegiatan mengajar di sekolah.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA – Kesehatan mental guru sangatlah penting dalam mendukung mereka berkegiatan mengajar di sekolah.
Dalam survei RAND Corporation pada tahun 2022, di mana 73 persen guru melaporkan sering mengalami stres terkait pekerjaan.
"Selain itu, 59 persen dari mereka merasa mengalami burnout, yaitu kondisi kelelahan emosional, fisik, dan mental yang kerap kali tidak disadari oleh para guru," kata Naila Kamaliya MPsi Psikolog, sekaligus dosen Program Studi Psikologi, FISIP Universitas Brawijaya, saat webinar yang digelar Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB) dan Tupperware Indonesia.
Sementara 28 persen lainnya mengaku mengalami gejala depresi.
Survei tersebut juga mengungkap bahwa 77 persen guru merasa bahwa kondisi kesehatan mental mereka yang buruk berdampak negatif pada kesehatan mental siswa di kelas.
Dan 85 persen menyatakan bahwa hal tersebut mempengaruhi perencanaan pembelajaran mereka.
Burnout pada guru sering kali muncul dari tekanan pekerjaan yang tinggi dan kurangnya dukungan di lingkungan kerja.
"Karena itu menjaga kesehatan mental sangatlah penting agar guru tetap bisa memberikan yang terbaik bagi siswa," jelas Naila, dalam webinar bertajuk Jaga Kesehatan Mental Guru, Waspadai Gejala dan Dampak Teacher Burnout tersebut, di antaranya dengan meluangkan waktu untuk istirahat, berbagi cerita dengan rekan, dan menjaga hubungan baik dengan keluarga adalah beberapa cara ampuh untuk mengatasi rasa lelah yang berlebihan.
"Dengan langkah-langkah sederhana ini, guru bisa tetap fokus, penuh energi, dan terus bersemangat dalam menginspirasi generasi penerus," lanjut Naila.
Burnout pada guru tak hanya tentang lelah fisik, tetapi juga tekanan emosional yang seringkali terabaikan.
Salah satu cara mencegahnya adalah dengan mengenali batas diri dan mencari dukungan dari lingkungan sekitar.
"Ketika guru merasa didukung dan memiliki waktu untuk istirahat, mereka akan lebih mampu menghadapi tantangan mengajar dengan tenang dan penuh energi.” imbuh Naila.
Kesehatan mental guru memegang peran krusial dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah.
Guru yang stabil secara emosional dan mampu mengelola stres dapat menciptakan suasana belajar yang lebih baik dan produktif bagi siswa.
Webinar ini juga memberikan strategi bagi para guru untuk menjaga kesehatan mental dan memastikan lingkungan belajar yang kondusif.
| Tragedi Berdarah di TPU Mbah Ratu Surabaya, Pelaku Pembacokan Ternyata Residivis Narkoba |
|
|---|
| Detik-detik Kasir Minimarket di Surabaya Gagalkan Pencurian Motornya, Kejar Pelaku Sejauh 700 Meter |
|
|---|
| Kapal Pesiar Mewah Seven Seas Tiba di Surabaya North Quay Hari Ini, Simak Jadwalnya |
|
|---|
| Fisip Ubhara Surabaya Jajaki Kerjasama dengan Tribun Jatim Network |
|
|---|
| Berita Surabaya Hari Ini: Peluncuran Koperasi Digital, Jadwal Commuter Line yang Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Waspadai-Gejala-dan-Dampak-Teacher-Burnout.jpg)