Kamis, 16 April 2026

Berita Bisnis

Sinergi Gula Nusantara Tanam Perdana Benih Tebu di Ngadirejo Kediri

Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu rakyat.

Foto Istimewa SGN
Heru Tri Widarto Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementan RI (kiri) saat mendengarkan penjelasan Mahmudi Direktur Utama SGN saat mengunjungi Kebun Tebu SGN di Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menggelar tanam perdana kebun benih tebu dan Forum Group Discussion (FGD) di Pabrik Gula Ngadiredjo Kediri

Acara yang dihadiri Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Heru Tri Widarto itu untuk mendukung percepatan Swasembada Gula 2028, melalui peningkatan produktivitas tebu rakyat dan optimalisasi penggunaan teknologi.

Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, mengungkapkan, salah satu fokus utama yang harus dipercepat adalah pengembangan ekosistem tebu rakyat.

"Hal ini untuk meningkatkan produktivitas tebu dengan tujuan pencapaian swasembada gula nasional, mengingat besarnya konstribusi tebu rakyat bagi indsutri gula di tanah air," kata Mahmudi, Senin (21/10/2024).

Beberapa langkah penting yang dilakukan qdalah percepatan bongkar ratoon. 

Yaitu penggantian tanaman tebu dengan benih baru dan perbaikan varietas tebu.

Langkah-langkah ini akan dipercepat melalui platform yang saat ini sedang SGN kembangkan. Yaitu E-TERA. 

"E-TERA akan memudahkan para petani tebu rakyat, yang merupakan bagian terbesar dari ekosistem kami," jelas Mahmudi.

Selain itu, PT SGN telah menyiapkan lebih dari 2.150 tenaga khusus untuk mendukung para petani tebu rakyat dalam memanfaatkan platform E-TERA. 

Sekaligus memastikan operasional di lapangan berjalan dengan lancar, guna membangun kemitraan yang kuat dalam mewujudkan swasembada gula nasional 2028.

“Target 1 Januari 2024, semua KUR khusus klaster tebu sudah bisa diakses oleh petani. Ini menjadi KUR khusus pertama di seluruh komoditas yang ditugaskan kepada PT SGN. Seluruh proses pendanaan akan tersedia di platform digital E-TERA. Kami siapkan petugas terlatih kurang lebih sebanyak 2150 orang untuk membantu petani menggunakan platform tersebut," ungkap Mahmudi.

Platform ini bertujuan untuk simplifikasi proses bisnis dalam upaya pendanaan.

Selain tanam perdana benih tebu, juga digelar l Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan para mitra, petani, serta perwakilan pejabat pemerintahan Kota Kediri

Dengan mengangkat tema “Upaya Pengembangan Tebu Rakyat Menuju Swasembada Gula Nasional” dan membahas berbagai isu penting seperti pengembangan varietas bibit, subsidi pupuk, penggunaan air dan tanah, serta program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani. 

Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Heru Tri Widarto, memberikan apresiasi atas program ekosistem tebu rakyat yang digagas oleh PT SGN. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved