Berita Gresik

Wisata Purbakala di Gresik, Sajikan Keindahan Goa-Goa Bekas Tambang Kapur dan Wahana Bermain Anak

Wisata Dino Gunung Pundut ini menawarkan wahana kolam renang, wahana naik perahu, dokar dan motor Dino serta air terjun

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochammad sugiyono (sugiyono)
Pengunjung Wisata Dino Park Wisata Gunung Pundut (WGP)’ esa Ketanen, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Minggu (20/10/2024). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pengembangan potensi wisata di desa menuntut kreativitas dan inovasi perangkat desa setempat, termasuk dengan dibangunnya Dino Park Wisata Gunung Pundut (WGP) di Desa Ketanen Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Tempat wisata buatan bertema purbakala ini merupakan buah kreativitas desa setempat. Yaitu dengan memanfaatkan lahan bekas tambang batu kapur yang terdiri dari gugusan tebing dan goa-goa.

Ketua Kelompok Desa Sadar Wisata (Pokdarwis) Ketanen, Taufik mengatakan, wisata alam ini mengusung konsep zaman batu. Di bekas tambang kapur itu, pihaknya melakukan pembenahan danm membuat replika berbagai jenis dinosaurus serta bisa bersuara seperti parasaurolophus, pteranodon, t-rex. 

Selain wisata alam hewan purbakala tersebut, para pengunjung juga dapat menaiki wahana motor dino dan dokar dino untuk berkeliling sambil menikmati keindahan gugusan gunung kapur. Ada juga kolam renang untuk anak-anak.

Wisata Dino Gunung Pundut ini menawarkan wahana kolam renang, wahana naik perahu, dokar dan motor Dino serta air terjun.

"Selain itu, yang suka dengan tantangan bisa memilih outbound untuk anak dengan pemandu,” kata Taufik kepada wartawan, Minggu (20/10/2024). 

Di sekitar area wisata tersebut juga bisa digunakan untuk perkemahan, sehingga banyak pilihan untuk menikmati wisata. Ada juga perpustakaan mini dengan bahan bacaan terkait dinosaurus. 

Dengan adanya wisata desa itu, diharapkan bisa membantu ekonomi masyarakat, sebab pekerja diambil dari Desa Ketanen.

Tidak hanya itu, Desa Ketanen juga disiapkan menjadi desa wisata lebih luas karena memiliki beberapa sendang, seperti Sendang Pundut, Sendang Ketanen dan Sendang Lemah Ireng yang masih potensial untuk dikembangkan.

“Semuanya bisa dijadikan wisata terapi. Ada juga kerajinan limbah bonggol jagung dengan nama usaha KIK, sedekah bumi setiap tahun,” jelasnya. 

Tempat wisata tersebut buka setiap hari, mulai pukul 8.30 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Tiket masuk Rp 5.000. Tarif naik dokar dino Rp 15.000 dan motor dino Rp 10.000.

Sementara Kepala Desa (Kades) Ketanen, Mat Rofik bersyukur atas hadirnya Dino Park Wisata Gunung Pundut yang menjadi daya tarik masyarakat untuk berwisata alam di areal seluas 2,8 hektare tersebut.

"Meski masih proses pembangunan, WGP sudah banyak pengunjung dari berbagai wilayah. Baik dari Gresik, Lamongan, hingga Kabupaten Sidoarjo. Kami targetkan akhir 2024 sudah bisa grand opening,” kata Rofik. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved