Berita Surabaya

KEJAM, Ayah di Surabaya 8 Tahun Aniaya Anaknya Yang Autis, Ditangkap Setelah Istrinya Lapor Polisi

CK mengaku sakit hati karena setiap hari anak pertama mereka kerap dipukuli dan DN sudah dalam tahanan polisi.

|
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Deddy Humana
istimewa
Tangkapan layar rekaman CCTV saat seorang pria menganiaya anaknya di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Kota Surabaya menghadapi tantangan untuk menjadi Kota Layak Anak Dunia versi UNICEF, akibat masih adanya perlakuan tidak layak pada anak di tingkat keluarga.

Salah satu contoh adalah yang dialami anak berinisial JD (11) yang hampir 8 tahun terakhir dianiaya ayah kandungnya sendiri.

Yang memprihatinkan, korban adalah anak berkebutuhan khusus atau ABK type autis yang seharusnya mendapat perhatian khusus juga.

Oleh ayahnya, DN (36), anak tidak berdosa itu kerap dipukuli dan diperlakukan kasar oleh sang ayah.

Puncaknya, pelaku yang merupakan warga Graha Family Surabaya itu dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada Juni 2024 lalu.

Baca juga: Gelar Honoris Causa Raffi Ahmad dari UIPM Thailand Disebut Berbeda dari Indonesia, Ini Penjelasannya

Dan yang melaporkan adalah CK (36), istri pelaku yang juga ibu kandung si anak.

CK mengaku sakit hati karena setiap hari anak pertama mereka kerap dipukuli oleh DN.

Kini, DN sudah dalam tahanan polisi.

CK menjelaskan bahwa JD adalah anak pertama di keluarganya dan berkebutuhan khusus.

Sejak usia 3 tahun, JD sering mendapat perlakuan kasar dari suaminya sehingga yang dialami sudah berlangsung 8 tahun. 

Dan dalam dua tahun terakhir, kekerasan tersebut hampir terjadi setiap hari.

Menurutnya, perlakuan suaminya terhadap anak bukanlah cara yang layak untuk mendidik.

"Pernah anak saya membenturkan kepalanya ke kepala papanya saat dipakaikan celana."

"Papanya emosi, lepas kendali, dan terjadilah pemukulan. Saat saya visum, di pipi kiri ada luka lebam akibat tamparan papanya," tutur CK.

Baca juga: Masa Kecil Ibu Tien Soeharto Ternyata Pindah-pindah Tempat di Jawa Tengah, Sempat Dititipkan Pula

CK menjelaskan, meskipun JD adalah anak berkebutuhan khusus namun bukan anak nakal yang suka menyerang orang.

Halaman
12
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved