Kamis, 23 April 2026

Berita Jember

Jember Diteror Rentetan Begal Motor 2 Pekan Terakhir, Polisi Ingatkan Masyarakat Waspada Berkendara

Maraknya kasus begal yang menghunus senjata tajam (sajam) itu menyita perhatian publik pada September 2024 ini dan memicu kecemasan.

Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Deddy Humana
surya/imam nahwawi (imamNahwawi)
Kasatreskrim Polres Jember, AKP Abid Uais Al-Qarni saat dikonfirmasi. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Fenomena menakutkan di jalan raya belakangan terjadi di Kabupaten Jember, yaitu maraknya aksi pembegalan yang disertai perampasan sepeda motor. Dalam dua pekan terakhir sudah ada lima laporan kasus begal motor yang meramaikan ruang Satreskrim Polres Jember.

Maraknya kasus begal yang menghunus senjata tajam (sajam) itu menyita perhatian publik pada September 2024 ini, dan memicu kecemasan.

Kasatreskrim Polres Jember, AKP Abid Uais Al-Qarni mengakui banyaknya kasus begal yang viral di media sosial. Karena itu Abid menegaskan bahwa polisi sedang melakukan pengungkapan semua perkara tersebut.

"Kami imbau juga kepada masyarakat harus Berhati-hati dalam berkendara. Melihat situasi di jalan tertentu pada jam rawan usahakan tidak sendiri," kata Abid, Kamis (12/9/2024).

Menurutnya, pengendara juga harus mengindari jalan yang jarang penerangannya. Serta tidak bepergian pada waktu lewat tengah malam atau pukul 00.00 WIB. "Kepolisian selalu memberikan atensi terhadap kejahatan di jalan. Baik itu curas, curanmor maupun begal," kata Abid.

Abid memperkirakan, ada lima laporan yang masuk di Satreskrim Polres Jember terkait kasus begal selama September 2024. Insiden itu terjadi di beberapa lokasi berbeda. "Dan kejahatan itu tidak melihat waktu dan tempat. Selama ada kesempatan, di situlah pelaku melakukan aksinya," urainya.

Abid menilai terjadinya kasus begal silih berganti dalam waktu yang hampir bersamaan, merupakan bagian dari siklus kejahatan para pelaku.

"Selama ada celah sedikit pelaku melakukan aksinya. Makanya masyarakat harus lebih berhati-hati dan memperhatikan situasi saat berkendara. Kalau ada yang menghentikan tiba-tiba, jangan langsung berhenti, lihat situasi aman atau tidak," paparnya.

Berdasarkan catatan SURYA, pada 11 Agustus 2024 terjadi pembegalan motor di jalan raya Desa Balung Tutul, Kecamatan Balung. Dalam kejadian itu, korban dibacok dan sepeda motornya dirampas.

Sebelumnya pada 27 Agustus 2024, kasus begal terjadi di jalan raya Kecamatan Sukorambi yang juga berujung perempasan sepeda motor. Lalu pada 1 September 2024, pembegala terjadi di kawasan Jembatan Semanggi di mana korban dibacok dan sepeda motornya dirampas.

Disusul pada 6 September 2024, pembegalan disertai pembacokan terjadi di Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru. Dan pada 10 September 2024, seorang perempuan disabet dua orang begal di Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong namun sepeda motornya masih bisa diselamatkan. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved