Berita Jombang

Hasil Panen Tembakau Meningkat, Petani di Kudu Jombang Mengeluhkan Harga Jual Anjlok Drastis

Meski hasil panen bagus dan melimpah, petani di Jombang mengeluhkan harga jual tembakau yang malah turun drastis. 

Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: irwan sy
anggit puji widodo/surya.co.id
Petani tembakau di Desa Katemas, Kecamatan Kudu, Jombang, bersiap melakukan panen. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Hasil panen petani tembakau di Desa Katemas, Kecamatan Kudu, Jombang, meningkat.

Meski hasil panen bagus dan melimpah, petani mengeluhkan harga jual tembakau yang malah turun drastis. 

Hermanto (42) petani tembakau di Desa Katemas, Kecamatan Kudu, Jombang, mengatakan Jika dibandingkan musim panen tahun lalu, harga tembakau per kilogramnya bisa menyentuh angka Rp 9.000.

"Kuantitas dan kualitasnya terjamin bagus. Tapi sekarang ini anjlok sekali harganya. Harga daun tembakau bawah itu hanya lagi Rp 3.500 per kilogramnya. Kalau harga tembakau bagian atas itu lakunya Rp 6.000 per kilogramnya sekarang," kata Hermanto, Selasa (3/9/2024).

Akibat harga anjlok drastis, tembakau ini sepi peminat.

Hermanto menjelaskan anjloknya harga tembakau ini dipengaruhi oleh permintaan dari pembeli yang sepi.

"Karena itu kami terpaksa menimbun tembakau rajangan, harapannya yah harga bisa segera naik," ungkapnya.

Hermanto berharap, pemerintah bisa turun tangan untuk menstabilkan harga agar tembakau bisa segera laku dan para petani tidak merugi.

"Kami berharap pemerintah bisa turun, cek harga, dan stabilkan harga. Takutnya kami para petani ini merugi," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved