Rabu, 6 Mei 2026

Berita Jombang

Ricuh Karnaval HUT RI ke-79 di Desa Rejosopinggir Tembelang Jombang, Diwarnai Perang Batu

Karnaval dalam rangka memperingati HUT RI ke-79 di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur, berakhir ricuh

Tayang:
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Cak Sur
Istimewa/tangkapan layar
Tangkapan layar video kericuhan karnaval peringatan HUT RI ke-79 di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur. 

SURYA.CO.ID, JOMBANG - Ricuh karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79 di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur (Jatim). 

Kericuhan tersebut diketahui terjadi pada Minggu (1/9/2024) kemarin. Dari video amatir yang diterima SURYA.CO.ID pada Senin (2/9/2024), perang batu atau aksi saling lempar batu terjadi. 

Sekelompok pemuda tampak saling melempar batu ke arah kelompok lain. Aksi perang batu itu dan berujung ricuh itu pecah, ketika rombongan karnaval melintas di depan SDN Rejosopinggir. 

Karnaval yang awalnya bahagia, berubah menjadi kepanikan, warga lari tunggang-langgang saat sekelompok pemuda saling berbalas lemparan batu dan benda lainnya. 

Menurut keterangan warga, kericuhan itu terjadi saat karnaval tengah berlangsung. 

Diduga, kericuhan itu melibatkan antar warga dusun yang masih dalam satu desa yang sama.

"Kejadian sekitar jam 3 sore hari kemarin. Kayaknya ada pemicu awal, karena mungkin tidak terima akhirnya jadi saling balas," ucap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi. 

Cekcok pun terjadi, hingga membuat karnaval menjadi aksi brutal yang membuat warga sekitar panik. 

Batu dan kayu saling melayang, kedua kelompok yang diduga beda dusun itu terus saling membalas. 

Menurutnya, terjadinya kericuhan itu juga terjadi diduga ada pengaruh alkohol. 

Ia melanjutkan, aksi tersebut memang kerap kali terjadi 

"Antar dusun ini memang sering tawuran, hampir setiap tahun. 2 tahun yang lalu sempat adem ayem saja, lah kok ini tawuran lagi," katanya. 

Kejadian ini membuat warga sekitar yang hendak menikmati agenda karnaval ini kecewa. 

Pasalnya, bukan hiburan yang dipertontonkan, melainkan aksi perang batu yang merugikan warga setempat. 

Akibat kejadian tersebut, sebagian sepeda motor milik warga rusak karena terkena lemparan batu. Agenda karnaval juga dibatalkan. 

Coba mengkonfirmasi hal tersebut, SURYA.CO.ID masih melakukan upaya konfirmasi ke pihak terkait melalui Kepada Desa Rejosopinggir dan Kapolsek Tembelang, namun upaya konfirmasi belum membuahkan hasil.

➢ IKUTI UPDATE BERITA MENARIK LAINNYA di GOOGLE NEWS SURYA.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved