Kamis, 23 April 2026

Muktamar PKB

Respons Muhaimin Iskandar Soal Muktamar PKB Tandingan

Merespons adanya rencana muktamar PKB tandingan, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar mengaku cuek

|
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Fatkhul Alami
Yusron Naufal Putra/TribunJatim.com
Merespons adanya rencana muktamar PKB tandingan, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar mengaku cuek 

"Saya ingin sampaikan, tidak ada kader NU yang sesungguhnya yang pengecut! Mengirim preman.

Alhamdulillah terima kasih kepada raja-raja puri Bali yang telah membantu, mengamankan proses Muktamar yang konstitusional ini," ujar Cak Imin.

"Saya ingin sampaikan PKB adalah kekuatan yang dijaga oleh konstitusi negara.

Yang menggangu PKB berarti mengganggu konstitusi Indonesia, yang merusak independensi PKB berhadapan dengan institusi negara," tandasnya.

Seluruh kader PKB di Jawa Timur memastikan solid tak terpengaruh terhadap wacana Muktamar tandingan yang kini bergulir.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim menyebut, kader di Jawa Timur setia terhadap Muhaimin Iskandar.

Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah menegaskan bahwa secara konstitusi yang diakui oleh undang-undang adalah PKB pimpinan Gus Muhaimin dan baru saja menggelar Muktamar VI di Bali. Sehingga, Anik pun mempertanyakan wacana Muktamar tandingan.

"Jika ada yang mengatakan Muktamar PKB lagi, saya pikir negara ini tidak akan diam.

Negara akan memberikan perlindungan pada organisasi yang secara konstitusi sudah dilindungi oleh undang-undang," kata Anik saat dikonfirmasi seusai Muktamar PKB yang berlangsung di Nusa Dua Convention Center Bali, Minggu (25/8.

Apalagi menurut Anik, menggelar Muktamar itu bukan urusan gampang. Butuh struktural dan personal yang sah sebagai kader yang sah.

Saat ini, kondisi internal PKB solid.

Terbukti dari hasil Muktamar Bali yang diikuti oleh seluruh DPW dan DPC seluruh Indonesia kembali menetapkan Gus Muhaimin sebagai Ketua Umum.

Bahkan dalam pandangan umum masing-masing DPW saat penyampaian LPJ, seluruhnya memuji kinerja DPP dalam meningkatkan suara dan kursi partai.

Anik pun menjamin, kader PKB Jatim tidak terpengaruh isu Muktamar tandingan.

"Kami sedikitpun tidak merasa gusar, karena secara institusi dan konstitusi kita benar dan terlindungi," ungkapnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved