Rabu, 8 April 2026

Berita Jember

8 Bulan Terjadi 11 Kecelakaan di Perlintasan KAI Daop 9 Jember, Telan 19 Orang

ada 303 titik perlintasan sebidang Daop 9 Jember. Hanya 136 lokasi dijaga oleh petugas KAI, pemda, swasta dan swadaya masyarakat

Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Deddy Humana
Humas KAI Daop 9 Jember
Personel Satlantas Jember melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas di perlintasan JPL 163 Arjasa Jember. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember mencatat ada 11 kejadian kecelakaan kendaraan di perlintasan kereta api (KA) di wilayah kerjanya selama 2024.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengungkapkan, dari belasan kecelakaan itu disebabkan benturan antara KA dengan pengguna kendaraaan.

"Dari kejadian tersebut mengakibatkan 19 orang menjadi korban. Dengan rincian 9 korban meninggal, 3 korban luka berat dan 7 korban luka ringan,” ungkap Cahyo, Jumat (16/8/2024).

Menurut Cahyo, untuk mencegah hal tersebut KAI Daop 9 Jember berkolaborasi dengan Satlantas Polres Jember dan Dinas Perhubungan melakukan sosialisasi keselamatan berlalulintas di perlintasan JPL 163 petak jalan antara Stasiun Jember – Stasiun Arjasa Jember.

“Sosialisasi yang secara serentak dilaksanakan di 13 lokasi oleh KAI di seluruh wilayah Daerah Operasi/Divisi Regional Jawa dan Sumatera dalam rangka menyambut HUT ke-79 RI,” kata Cahyo.

Cahyo mengatakan, dengan sosialisasi serentak ini diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengutamakan dan keselamatan saat berada perlintasan sebidang KA.

"Baik keselamatan diri maupun keselamatan perjalanan KA. Di wilayah Daop 9 Jember yang memiliki panjang lintas aktif 261 KM dan terbentang dari Pasuruan sampai Banyuwangi, memiliki 327 perlintasan," urainya.

"Dari jumlah tersebut, 303 merupakan perlintasan sebidang, sedang 24 di antaranya perlintasan tidak sebidang berupa flyover atau underpass," paparnya.

Cahyo mengatakan, ada 303 titik perlintasan sebidang wilayah Daop 9 Jember. Hanya 136 lokasi dijaga oleh petugas KAI, pemda, swasta dan swadaya masyarakat.  "Sedangkan lebih dari separonya, 167 lokasi tidak terjaga dan liar,” imbuhnya.

Karena itu sejak Januari hingga Agustus 2024, KAI Daop 9 Jember telah melakukan normalisasi jalur dan juga penutupan perlintasan di 24 lokasi cikal bakal perlintasan dan perlintasan sebidang liar mulai dari Pasuruan sampai banyuwangi.

"Jangan lagi ada korban di perlintasan sebidang, para pengendendara wajib 'berteman' (berhenti, tengok kanan-kiri, aman, dan jalan) sebelum melewati perlintasan sebidang," ucap Cahyo. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved