Konferwil PWNU Jatim

Resmi Terpilih Sebagai Ketua PWNU Jatim, Berikut PR Gus Kikin Sudah Menanti 

Diantaranya, adalah menuntaskan konsolidasi hingga memperhatikan tata kelola organisasi di internal PWNU Jatim.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Wiwit Purwanto
Istimewa/Media Center Konferwil PWNU Jatim
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin saat menandatangani Surat Persetujuan menjadi Ketua PWNU Jatim Periode 2024-2029, Sabtu (3/8/2024) malam. 

SURYA.CO.ID  JOMBANG - KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin memiliki beberapa pekerjaan rumah pasca terpilih Ketua PWNU Jatim hasil Konferwil di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Diantaranya, adalah menuntaskan konsolidasi hingga memperhatikan tata kelola organisasi di internal PWNU Jatim.

Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni berharap Gus Kikin langsung menyusun kepengurusan untuk periode lima tahun mendatang dibawah komando dirinya bersama Rais Syuriah terpilih KH Anwar Manshur.

Hal ini dinilai sangat penting termasuk berkaca dari tema besar yang diangkat dalam forum Konferwil.

Yakni 'Merajut Ukhuwah dan Mengokohkan Jam'iyah dalam Pendampingan Umat'. "Karena Jawa Timur sejatinya adalah merupakan barometer Nahdlatul Ulama. Sehingga kami berharap kepengurusan nanti berjalan solid," kata Amin saat dikonfirmasi, Minggu (4/8/2024).

Baca juga: Rekam Jejak Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketua PWNU Jatim Periode 2024-2029, Cucu Pendiri NU

Amin menyatakan, konsolidasi organisasi ini termasuk menjadi pesan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf pada saat pembukaan Konferwil Jumat (2/8/2024) malam lalu.

Salah satunya, terkait pentingnya sinergitas antara setiap lini kepengurusan mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah.

Berbagai program harus sejalan. Hal ini dinilai menjadi tugas Ketua PWNU Jatim ke depan.

Baca juga: Pesan Gus Kikin Setelah Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua PWNU Jatim

 "Saya memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap pelaksanaan Konferwil yang berjalan sangat baik, lancar dan tertib. Ini menunjukkan kedewasaan warga NU di Jawa Timur," ungkap mantan Bupati Bondowoso ini.

Urusan tata kelola organisasi juga menjadi harapan besar KH Hasan Mutawakkil Alallah saat sambutan dalam acara pembukaan Konferwil. Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong itu berharap kepengurusan ke depan, dapat memperbaiki kondisi PWNU Jatim. "Yakni dengan melakukan perbaikan tata kelola," ujar Kiai Mutawakkil.

Setidaknya ada tiga aspek yang menjadi bagian dari tata kelola organisasi sebagaimana diulas Kiai Mutawakkil. Pertama adalah tata kelola keuangan yang menjadi salah satu penunjang penting berjalannya program di organisasi.

Sementara yang kedua, adalah penguatan amanah dalam melaksanakan aktifitas di NU.

"Ketiga adalah memperkuat koherensi dan ketaatan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Artinya, program PWNU harus jadi kepanjangan tangan dari program nasional PBNU agar supaya benar-benar dirasakan kehadirannya oleh warga NU dan masyarakat luas," ungkap Kiai Mutawakkil.

Sebagai informasi, gelaran Konferwil di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang akhirnya rampung, Sabtu (3/8/2024) malam. Kaum Nahdliyyin di Jawa Timur telah memilih pemimpin di PWNU Jatim. Yakni, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua PWNU Jatim periode 2024-2029. 

Sementara Rais Syuriah tetap dijabat oleh KH Anwar Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang terpilih melalui mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi atau AHWA. Keduanya ditetapkan dalam Sidang Pleno ke-IV sebagai akhir dari rangkaian Konferwil PWNU Jatim. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved