Rabu, 15 April 2026

Berita Gresik

Ngatemin Diamuk Massa Akibat Kepergok Bobol Rumah Warga Balongpanggang Gresik

Ketenangan warga Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Jatim, terusik gara-gara seorang pria nekat membobol rumah warga dengan cara menjebol plafon.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Istimewa
Ngatemin diamankan petugas dari amukan massa, Jumat (2/8/2024) malam. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Ketenangan warga Dusun Kalipang di Desa Wahas, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Jawa Timur (Jatim), terusik gara-gara seorang pria nekat membobol rumah warga dengan cara menjebol plafon.

Pria berambut gondrong itu, kepergok warga saat akan mencuri di dalam rumah.

Diketahui identitas pelaku bernama Ngatemin (36) warga Desa Sooko, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ngatemin membobol rumah korban bernama Julaikah (54) warga Dusun Kalipang, Desa Wahas, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Jumat (2/8/2024) malam.

Saat kejadian, sekitar pukul 22.15 WIB, korban sedang tidur di dalam kamar kemudian mendengar suara dari atas atap rumah.

Julaikah pun membangunkan anaknya, Dwi Pranoto untuk melakukan pengecekan di atap rumah bagian belakang dapur.

Tahu aksinya tepergok, Ngatemin pun kabur ke area persawahan.

Namun beberapa warga berhasil menggagalkan pelariannya, warga langsung ramai-ramai menghajar Ngatemin.

Petugas dari Koramil Balongpanggang dan Polsek Balongpanggang yang melakukan patroli langsung mendekati kerumunan massa. Ngatemin dibawa petugas ke kantor polisi, menyelamatkannya dari amukan warga.

Kapolsek Balongpanggang AKP Moch Dawud mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gresik, guna pelimpahan kasus dan penyelidikan lebih lanjut.

Diduga, Ngatemin juga terlibat dalam pembobolan rumah di Gresik selatan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gresik untuk pelimpahan kasus. Dikarenakan kasus viral di media sosial online dan diduga ada keterkaitan antara pelaku dan modus dengan kejadian pencurian bobol rumah yang terjadi di wilayah Kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Duduksampeyan," ujar Dawud sapaan akrabnya, Sabtu (3/8/2024).

Ngatemin terancam dijerat dengan Pasal 363 Juncto Pasal 53 KUHPidana.

Diketahui, tersangka Ngatemin juga sempat merusak dan membuka jendela depan rumah korban, akan tetapi tidak bisa masuk karena terdapat teralis besi.

"Adapun barang bukti yang diamankan 1 buah jaket warna biru, 1 buah topi warna hitam, 1 buah sandal warna hijau, 1 buah tas slempang kecil warna hitam dan 1 unit sepeda motor dalam keadaan rusak," tutup Dawud.

➢ IKUTI UPDATE BERITA MENARIK LAINNYA di GOOGLE NEWS SURYA.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved