Pembunuhan Vina Cirebon

Yakin Kasus Vina Cirebon Bukan Pembunuhan, Susno Duadji Tantang Purnawirawan Jenderal: Buktikan

Mantan Kabareskrim Susno Duadji tampaknya masih ngotot menyebut bahwa kasus Vina Cirebon bukanlah pembunuhan. Tantang purnawirawan jenderal.

kolase Tribun Bogor
Mantan Kabareskrim Susno Duadji (kanan). Yakin Kasus Vina Cirebon Bukan Pembunuhan, Susno Duadji Tantang Purnawirawan Jenderal. 

SURYA.co.id - Mantan Kabareskrim Susno Duadji tampaknya masih ngotot menyebut bahwa kasus Vina Cirebon bukanlah pembunuhan.

Susno bahkan berani menantang seorang purnawirawan jenderal untuk membuktikan bahwa kasus Vina Cirebon adalah pembunuhan.

Namun, Susno tak menyebutkan secara gamblang siapa purnawirawan jenderal tersebut.

Awalnya, Susno mengaku telah menyiapkan uang Rp 10 juta bagi siapa saja yang bisa membuktikan kalau Vina dan Eky tewas karena dibunuh.

Sayembara itu dilakukan karena Susno Duadji yakin betul kalau Vina dan Eky tewas karena kecelakaan.

Baca juga: Kasus Vina Cirebon Pembunuhan Atau Kecelakaan? Begini Kata Reza Indragiri di Sidang PK Saka Tatal

Sebab berdasarkan penyidikan Polres Cirebon, keduanya tewas karena kecelakaan tunggal.

Hal itu dibuktikan dengan adanya darah menggenang di TKP keduanya saat terbaring di flyover Talun, kemudian helm Eky yang pecah di bagian depan, dan motor yang baret.

Sementara bukti pembunuhan, kata Susno, sampai saat ini belum ada alat buktinya sama sekali.

Baik CCTV, isi ponsel korban dan para terpidana, juga saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut.

Namun, Susno Duaji akan memberikan imbalan jika ada yang bisa membuktikan Vina dan Eky dibunuh.

"Siapa tahu ada yang masih menyimpan alat bukti, siapa tahu benar pembunuhan ini, kita sayembarakan lah," kata Susno Duadji dikutip dari Kompas TV, Selasa (30/7/2024).

Menurut Susno, siapapun boleh berpartisipasi dalam sayembara ini.

Baca juga: Pihak yang Ambil Untung Kasus Vina Cirebon Diungkap Susno Duadji, Eks Kabareskrim: Itu Rp 6 Miliar

Termasuk purnawirawan yang sempat menyindir Susno Duadji karena terlalu keras bersuara dalam kasus Vina Cirebon.

Apalagi menurutnya, jenderal itu juga meminta agar tidak koar-koar di medsos.

"Katanya si purnawirawan tadi, jangan heboh di medsos, silakan cari alat buktinya, tunjukkan ini adalah pembunuhan," kata Susno.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved