Pembunuhan Vina Cirebon

Bantah Eky Anak Iptu Rudiana Masih Hidup, Teman Ungkap Pacar Vina Suka Ngebut, Benar Kecelakaan?

Kabar Muhammad Rizky alias Eky, anak Iptu Rudiana tidak tewas bersama Vina Cirebon akhirnya dibantah teman dekatnya, Fransiskus Marbun (25). 

Editor: Musahadah
kolase youtube kang dedi mulyadi channel/istimewa
Eky anak Iptu Rudiana dipastikan sudah meninggal dunia. Teman dekat bantak kabar yang menyebut Eky masih hidup. 

SURYA.co.id - Kabar Muhammad Rizky alias Eky, anak Iptu Rudiana tidak tewas bersama Vina Cirebon akhirnya dibantah teman dekatnya, Fransiskus Marbun (25). 

Kabar Eky masih hidup sempat ramai di media sosial TikTok, bahkan foto-foto yang mengklaim wajah Eky saat ini juga beredar. 

Kabar ini semakin menjadi tanda tanya saat ada seorang perempuan, tetangga Iptu Rudiana yang Pegi Setiawan di rumahnya di di Desa Kepongpongan, Cirebon. 

Perempuan ini meminta Pegi tidak percaya kalau Eky masih hidup. 

"Tadi sore ada ibu-ibu sama bapak-bapak ngomong katanya ngaku tetangganya si Eky gitu," ujar Pegi seperti dilansir dari Comal TV yang tayang pada Minggu (14/7/2024). 

Baca juga: Minta Dedi Mulyadi dan Dede Tak Minta Maaf ke Iptu Rudiana, Sikap Susno Duadji Beda dengan Atasan

Ibu-ibu itu kemudian mengingatkan kepada Pegi agar jangan menggubris kabar bahwa Eky masih hidup. 

"Kamu nanti jangan dengerin ya kalau misalnya ada orang yang ngomong Eky masih hidup, jangan dengerin tuh," kata ibu-ibu itu. 

Mendengar itu, Toni RM menaruh curiga dengan ibu-ibu tersebut.

Apa maksud ibu-ibu tersebut menyampaikan hal tersebut kepada Pegi. 

"Apa maksudnya dia ngomong begitu ya?" tanya Toni. 

Pegi melanjutkan bahwa ibu-ibu itu mengaku yang pernah memandikan jenazah Eky delapan tahun silam. 

"Dia cerita gitu kalau misalkan ada yang ngomong Eky masih hidup jangan didengerin. Soalnya, saya jadi saksi yang mandiin, yang ngajiin. Dia ngomong gitu. Yang datang ibu-ibu sama bapak-bapak," ujar Pegi. 

Sebelumnya, praktisi hukum, Herwanto, menanggapi soal bermunculannya spekulasi terkait apakah benar Eky merupakan anak dari Iptu Rudiana

Kabar angin itu berisi bahwa Eky ternyata tidak meninggal.

Hal itu diketahui Herwanto ketika mendapatkan banyak kiriman foto-foto Eky dan Vina dari netizen. 

"Saya dikirimin fotonya, 'coba bang perhatikan jenazah 2016 yang lalu itu, Eky itu berkumis. Nah, sementara Eky anaknya pak Rudiana itu tidak berkumis. Foto-foto itu banyak dikirim ke saya," ujar Herwanto seperti dilansir Intens Investigasi pada Jumat (28/6/2024). 

Biar tak membikin kasus ini makin gaduh dan liar, Herwanto mendatangi Mabes Polri untuk meminta agar polisi mengusut kebenaran itu. 

Ia meminta penyidik untuk memastikan apakah jenazah Eky yang sudah dimakamkan merupakan anak dari Iptu Rudiana. 

"Kalau perlu bongkar, ini demi kebenaran. Terungkapnya kebenaran," katanya. 

Kecurigaan lainnya, kata Herwanto, ketika Rudiana ketahuan bermain badminton dengan santai di tengah kasus yang menimpa anaknya. 

"Tapi ini lucu, kalau dia bisa main badminton, ini menambah keyakinan masyarakat apakah benar kalau dia itu sebagai orang tua korban kok bisa setenang itu, kok bisa diam seribu bahasa. Ini harus dijawab," pungkasnya. 

Benarkah Eky masih hidup? 

Kepada Tokoh Masyarakat Jabar, Dedi Mulyadi, Fransiskus membantah kabar itu.

Pasalnya, Fransiskus melihat secara langsung jasad Eky sedang dimandikan.

"Saya langsung melihat di ruang mayat. Benar-benar lihat almarhum, dimandiin saya juga melihat, benar Eky," kata Fransiskus dikutip TribunJakarta.com dari tayangan Youtube Kand Dedi Mulyadi Channel, Rabu (24/7/2024).

Fransiskus kembali membantah jasad yang tewas di Jembatan Talun bukanlah Eky, putra Iptu Rudiana.

"Itu salah besar," tegasnya.

Fransiskus lalu menceritakan sosok Eky semasa hidup.

Ia mengaku sebagai teman satu tongkrongan di Warpat.

"Pada saat itu agak lama, enggak sekolah, pada saat itu, 2016. SMP tamat, SMA kurang tahu," kata Fransiskus.

Fransiskus kerap nongkrong dengan Eky pada malam hari. Mereka sering meminum minuman keras anggur merah.

"Pernah di Warpat, warung SMA 4 yang di pojok," katanya.

Warung tersebut menjual es. Minuman anggur merah itu dibawa oleh Fransiskus atau Eky.

Fransiskus mengenang Eky sering membawa pacarnya, Vina ke tempat tongkrongannya.

"Cuma waktu itu pacaran sama Vina sering dibawa ke tongkrongan. Kalau jemput Vina, dia belum minum (miras). Kalau udah mau minum agak maleman, Vinanya dianterin dulu abis itu balik lagi ke tongkrongan," ucap Fransiskus.

Fransiskus juga menceritakan kebiasan Eky yang suka mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.

"Almarhum dulu emang berani orangnya, dalam artinya nyetir motor itu ugal-ugalan gitu di jalan. Nyalinya gede," kata Fransiskus.

Fransiskus mengaku yang pernah dibonceng Eky pernah merasakan kencangnya putra Rudiana itu saat mengendarai motor.

Eky mengendarai motor lebih ugal-ugalan ketimbang dirinya. "Pernah (dibonceng) kenceng (bawanya). Lebih nekat Eky," tambahnya.

Tewas Kecelakaan?

Otto Hasibuan dan Titin Prialianti membeber bukti baru yang membuktikan Vina dan Eky tidak tewas dibunuh.
Otto Hasibuan dan Titin Prialianti membeber bukti baru yang membuktikan Vina dan Eky tidak tewas dibunuh. (kolase tribun jabar/inews official)

Bukti Vina Dewi Arsita alias Vina Cirebon dan Muhammad Rizky alias Eky tewas bukan dianiaya tetapi kecelakaan mulai terungkap. 

Bukti ini yang akan menjadi senjata bagi mantan terpidana Saka Tatal dan 7 terpidana kasus Vina Cirebon lainnya untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). 

Bukti ini berupa daging yang tertempel di dalam baut sebuah tiang penerangan jalan umum (PJU) di jembatan tempat jasad Vina dan Eky ditemukan.

Kuasa hukum 7 terpidana kasus Vina, Otto Hasibuan mengungkap bukti itu saat tampil di acara Rakyat Bersuara iNews TV pada Rabu (17/7/2024). 

Menurut Otto, kalau memang daging dibaut PJU itu benar, maka akan membelokkan kasus Vina CIrebon dari cerita sebelumnya. 

Baca juga: Dugaan Kekejaman Iptu Rudiana Dibongkar Pihak Terpidana Kasus Vina di Bareskrim, Ini Respon Kapolri

"Artinya kalau itu daging, itu berarti peristiwa akan mungkin terjadi di jembatan. Kalau mayat dibawa dari tempat pembunuhan, diletakkan di jembatan, tidak mungkin ada barang ini," kata Otto. 

Diungkapkan Otto, sebenarnya penyidik sudah menemukan hal itu pada 2016 silam, namun anehnya hal ini tidak diperdalam. 

Bahkan di putusan pengadilan pun fakta ini juga disebutkan. 

"Kenapa tidak dieksplore, darimana, DNA ini siapa?," ujar Otto heran. 

Dengan bukti baru ini Otto mengurai kemungkinan korban Vina dan Eky tewas karena kecelakaan tunggal atau berkelahi di atas jembatan tersebut. 

Di tempat terpisah, kuasa hukum Saka Tatal, Titin Prialianti mengungkapkan bahwa foto baut yang terdapat daging akan menjadi novum atau bukti baru dalam sidang Peninjauan Kembali (PK).

Foto ini merupakan fakta baru yang diharapkan dapat membuka perspektif berbeda dalam kasus yang kontroversial tersebut.

"Terkait foto bergambar baut yang ada dagingnya, sebenarnya gini dalam persidangan tahun 2016-2017 lalu masalah ada daging di baut sudah disampaikan oleh polisi yang melakukan olah TKP pada saat itu, polisi menemukan daging di baut yang menjadi penyangga tiang PJU (di jembatan Talun)," ujar Titin saat diwawancarai di rumahnya, Rabu (17/7/2024).

Menurut Titin, keterangan mengenai adanya daging di baut tersebut tidak diperhatikan oleh majelis hakim pada saat itu.

Padahal, temuan ini memperkuat asumsi bahwa awalnya terjadi kecelakaan. 

"Kenapa ada daging yang menempel? Asumsinya memang waktu itu awalnya terjadi kecelakaan, jadi adanya daging di baut itu semakin meyakinkan memang peristiwanya kecelakaan," ucapnya.

Titin juga menyatakan, bahwa pada tahun 2016-2017 dirinya sudah yakin tidak ada pembunuhan dan pemerkosaan seperti yang tertuang dalam tuntutan.

Foto baut berdaging ini, yang baru diperoleh setelah film Vina Cirebon viral, menjadi salah satu bukti visual yang kuat. 
 
"Gambar baut berdaging ini salah satu novum untuk sidang PK Saka Tatal, karena dulu hanya keterangan lisan tapi tidak dibuktikan secara visual."

"Itu mungkin yang menyebabkan majelis hakim tetap memvonis 7 terpidana itu dihukum seumur hidup," jelas dia.

Titin mengaku tidak memahami mengapa bukti visual tersebut tidak dihadirkan dalam persidangan sebelumnya.

Meskipun saksi sudah menyatakan adanya daging yang tertinggal di baut secara lisan.

"Terkait bukti gambar foto baut berdaging itu sengaja tidak dihadirkan atau bagaimana, saya juga tidak paham."

"Sebab, sebetulnya ketika di tahun 2016-2017 saksi sendiri sudah menyatakan ada daging yang tertinggal di baut itu kan disampaikan secara lisan, tapi tidak ada visualnya," katanya.

Menurutnya, bukti foto ini didapatkan setelah film Vina Cirebon viral dan ada yang mengantarkannya. 

"Berkaitan dengan diperoleh darimana itu bukti foto tersebut, ada yang mengantarkan."

"Sebab, saya jauh-jauh hari terus menyampaikan bahwa ada daging yang tertinggal di baut saat penemuan mayat Eki dan Vina di jembatan Talun tersebut," ujarnya.

Mengenai keaslian foto tersebut, Titin menyatakan keyakinannya bahwa foto itu otentik dan sedang diperiksa lebih lanjut.

"Soal yakin atau tidak visual foto ini benar yang terjadi pada saat itu, ya silakan saya juga sedang memeriksa, tapi saya yakin ini otentik," ucap Titin.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Sosok Eky di Kasus Vina Cirebon Diungkap Sahabat: Orangnya Nekat, Ugal-ugalan Naik Motor di Jalan

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved